Waspadai Penyakit Epilepsi yang Muncul saat Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat Pembaca, pernah melihat remaja yang menderita epilepsi? Jika ya, sebaiknya kita mewaspadai penyakit epilepsi yang bisa jadi menyerang saat remaja.

Benarkah Penyakit Epilepsi Bisa Menyerang Saat Remaja?

Epilepsi merupakan gangguan aktivitas listrik yang ada pada otak manusia. Gangguan listrik yang ada di dalam otak manusia ini tidak memiliki penyebab secara pasti. Bahkan beberapa kasus epilepsi yang terjadi oleh seseorang bisa jadi akan membaik secara alami seiring berjalannya waktu. Kambuh atau tidaknya frekuensi epilepsi juga bisa berkurang.

Beberapa kasus epilepsi yang menyerang seseorang juga membutuhkan obat seumur hidup. Gejala kambuhnya pun kian sering dan bisa jadi semakin sering sehingga membutuhkan konsultasi dokter. Epilepsi juga bisa menyerang usia remaja sehingga membutuhkan pengawasan khusus karena jika dibiarkan bisa terjadi seumur hidup. Hal ini tentunya akan sangat berdampak buruk bagi kehidupan seseorang tersebut.

Penyebab Penyakit Epilepsi

  • Pengaruh Genetik

Seseorang yang mempunyai riwayat epilepsi dalam keluarga juga memiliki potensi untuk terkena penyakit epilepsi juga. Khususnya jika orang tua terutama Ibu juga menderita epilepsi, maka besar kemungkinan anaknya pun akan memiliki penyakit yang sama.

  • Trauma Kepala

Epilepsi merupakan gangguan pada syaraf yang secara langsung diatur oleh otak manusia. Cedera kepala karena adanya benturan bisa menurunkan fungsi otak dan mengganggu kinerja sel-sel syaraf yang ada. Syaraf pada otak yang sudah terlanjur cedera karena adanya kecelakaan pun bisa jadi mengakibatkan kematian.

  • Penyakit Medis

Organ otak merupakan organ yang sangat penting untuk mengatur seluruh sistem syaraf pada tubuh seseorang. Epilepsi juga bisa disebabkan oleh adanya benturan yang sangat keras, kerusakan fungsi otak karena adanya virus dan tumor, adanya serangan stroke dan jantung, dan lain sebagainya.

  • Demensia

Demensia merupakan kerusakan otak yang terjadi karena masalah eksternal seperti benturan, virus penyakit, dan berbagai macam penyakit internal yang terjadi oleh karena usia seseorang. Penyakit epilepsi juga bisa menyerang seseorang yang berusia lanjut.

  • Cedera

Bayi yang masih di dalam kandungan sangat rentan terkena epilepsi. Terlebih jika bayi kekurangan nutrisi dan kekurangan oksigen dalam kandungan tubuhnya. Tentu besar kemungkinan seorang bayi akan mengalami kelumpuhan otak anak.

Faktor Terkena Epilepsi yang Harus Dihindari Remaja

Seseorang yang menderita epilepsi bisa menjadi rentan mengalami kejang-kejang. Kejang yang terjadi juga bisa jadi karena adanya faktor eksternal untuk menstimulus gangguan efek listrik yang terjadi pada syaraf. Beberapa faktor yang sangat mungkin mengakibatkan epilepsi pada remaja ialah sebagai berikut:

  1. Kelalaian meminum obat epilepsi.
  2. Pola makan tidak teratur.
  3. Perasaan senang dan sedih berlebihan.
  4. Tubuh yang sakit dan mengalami demam tinggi.
  5. Efek dari alkohol dan narkoba.
  6. Perubahan wanita seperti misalnya siklus haid yang tidak lancar.

Demikian informasi mengenai penyakit epilepsi yang muncul saat remaja. Semoga bermanfaat bagi para Pembaca. (MLS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here