Waspadai Tanda Kekurangan Vitamin C saat Puasa

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Puasa selama bulan Ramadhan bermanfaat untuk kesehatan Anda jika dilakukan dengan benar. Untuk menjaga tubuh agar tetap sehat merupakan salah satu kewajiban Anda selama menjalankan ibadah puasa. Itu sebabnya Anda harus memastikan tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang diperlukan, termasuk memastikan jika Anda sudah memenuhi asupan vitamin C saat puasa.

Vitamin C adalah salah satu nutrisi yang fungsinya penting bagi tubuh karena vitamin ini berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah flu selama Anda berpuasa. Maka, penting untuk memenuhi kadar vitamin C saat berpuasa.

Kekurangan vitamin C biasanya terjadi karena kebiasaan pola makan selama puasa yang buruk, seperti tidak makan buah dan sayuran. Selain itu, kebiasaan merokok dan memasak dengan metode yang salah seperti digoreng akan mengurangi kadar vitamin C dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan stres oksidatif (yang dapat menyebabkan kerusakan sel). Nah, itu sebabnya penting untuk mengenali gejala kekurangan vitamin C saat puasa.

Jika Anda salah satu orang yang jeli memperhatikan perubahan fisik, hal tersebut bisa jadi langkah awal untuk mencegah kekurangan vitamin C saat puasa lebih lanjut.

Biasanya, gejala kekurangan vitamin C saat puasa yang paling sering terjadi adalah bibir pecah-pecah dan gusi berdarah. Selain itu, gejala-gejala kekurangan vitamin C lainnya saat puasa yang harus Anda waspadai mencakup:

  • Badan mudah lelah karena mengalami kekurangan energi
  • Nyeri otot dan sendi
  • Mudah memar
  • Terdapat bintik-bintik merah di kulit
  • Kulit kering, kasar dan bersisik
  • Rambut kering, bercabang dan rontok
  • Pembengkakan dan perubahan warna pada gusi
  • Gingivitis (radang gusi)
  • Mimisan
  • Tubuh mudah infeksi karena sistem kekebalan tubuh melemah
  • Gangguan pencernaan
  • Penyembuhan luka berlangsung lama
  • Penurunan berat badan

Anda bisa mendapatkan nutrisi vitamin C penting dari buah dan sayuran. Terutama buah yang mengandung asam seperti jeruk, lemon dan pepaya. Sementara itu, vitamin C dari sayuran bisa Anda dapatkan dari paprika, cabai, kentang, brokoli, sayuran hijau dan ubi jalar. Kadar asupan vitamin C yang cukup sehari-hari adalah sebanyak 75 mg untuk wanita dan 90 mg untuk pria.

“Kandungan vitamin dalam buah saja sudah cukup. Untuk vitamin C, pilihlah buah yang banyak mengandung vitamin C-nya. Soalnya, tubuh kita tidak terlalu memerlukan vitamin C dalam jumlah yang banyak. Idealnya, hanya 60 sampai 90 miligram per hari. Kalau semua sudah cukup, penambahan vitamin C sudah tidak perlu,” kata Dr. Fiastuti Witjaksono.

Sekali lagi, perhatikan kandungan vitamin C pada asupan Anda, terutama saat menyantap hidangan sahur, agar ibadah puasa Anda bisa bertambah lancar tanpa gangguan berarti sepanjang hari. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here