SehatFresh.com – Kebiasaan seseorang untuk menahan kencing dapat menyebabkan konsekuensi yang serius. Rutin dan tidak menunda-nunda buang air kecil sangat penting dilakukan karena urin termasuk sebagai kotoran yang mengandung banyak bakteri. Jika terlalu sering menunda buang air kecil, kotoran tersebut dapat menimbulkan banyak risiko kesehatan, diantaranya yaitu:
- Anyang-anyangan
Para ahli kesehatan genital berpendapat bahwa anyang-anyangan kerap kali disebabkan karena seringnya menunda buang air kecil serta kurang bersih dalam membilas organ genitalia. Beberapa orang juga mengaitkan anyang-anyangan sebagai gejala munculnya infeksi pada saluran kemih. Kondisi ini merupakan rasa ingin buang air kecil secara terus menerus. Biasanya, kondisi ini akan disertai dengan rasa nyeri yang terjadi saat buang air kecil berlangsung.
- Infeksi saluran kencing
Infeksi saluran kecing adalah efek samping yang umum dari menahan kencing terlalu lama. Hal ini disebabkan oleh koleksi bakteri di sekitar pembukaan uretra Anda (tabung yang membawa urin dari dalam kandung kemih ke luar) cenderung masuk ke dalamnya ketika Anda tidak buang air kecil cukup sering.
- Mengganggu proses pencernaan
Menahan buang air kecil, maka secara langsung akan mengganggu dan merusak proses pencernaan yang terjadi di dalam diri Anda. Ketika proses pencernaan harusnya sudah selesai namun tidak dituntaskan, maka hal tersebut dapat mengganggu proses pencernaan berikutnya. Proses pencernaan berikutnya bisa mengalami proses yang cukup maksimal dan tertunda karena Anda belum membuang sisa hasil pencernaan sebelumnya.
- Infeksi kandung kemih
Urin merupakan sisa pencernaan yang memiliki banyak bakteri dan kotoran yang tidak baik bagi kesehatan tubuh. Dengan menumpuknya urin, akan menimbulkan infeksi pada bagian kandung kemih. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri-bakteri yang menempel pada bagian kandung kemih. Infeksi ini dapat dirasakan ketika muncul rasa nyeri saat buang air kecil, nyeri pada perut bagian bawah, buang air kecil sering namun volume yang sedikit dan buang air kecil disertai pendarahan.
- Batu ginjal
Batu pada ginjal akan terbentuk ketika urin yang menumpuk pada bagian ginjal mulai menggumpal dan mengalami pengerasan. Pengerasan ini dapat terjadi, karena urine memiliki kandungan kristal-kristal garam yang akan menggumpal dan mengeras ketika semakin bertambah banyak.
- Gagal ginjal
Risiko lainnya yang lebih parah dari menahan buang air kecil adalah gagal ginjal. Kondisi penyakit ini terjadi saat ginjal gagal untuk menyaring racun dan limbah dari darah. Gagal ginjal juga bisa terjadi akibat infeksi ginjal yang dibiarkan terlalu lama akibat menahan kencing Anda. Ada beberapa gejala gagal ginjal yang perlu diwaspadai, di antaranya nyeri pinggang, mual, mudah lelah, bengkak pada tungkai serta perubahan warna urin. Jika hal-hal ini mulai sering Anda rasakan, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (KKM)









































