Blue Balls Pada Pria

SehatFresh.com – Pernahkah pasangan Anda mengeluh buah zakarnya sakit? Jika iya, ada kemungkinan ia mengalami blue balls. Fenomena blue balls nyata adanya. Dalam kehidupan seks, banyak stigma yang melekat pada pria. Banyak pria yang mengeluh tidak puas jika mereka tidak bisa mengalami orgasme. Secara fisik, apa yang dinamakan blue balls adalah kondisi di mana testikel pria menjadi terasa sakit saat mereka telah terangsang, tetapi tidak merasakan orgasme.

Blue balls sendiri terjadi karena aliran darah yang tidak seimbang di mana aliran darah yang tidak seimbang ini mengakibatkan bertambahnya jumlah darah yang ‘terperangkap’ dalam alat kelamin dan menyebabkan penis menjadi ereksi dan testis menjadi penuh dengan darah. Selama proses pembendungan dalam pembuluh darah ini, testis mengalami pembesaran 20-30 persen.

Blue balls tidak lebih dari sensasi tidak nyaman dan tidak ada kerusakan akan terjadi jika pria tidak berejakulasi. Jika seorang pria mencapai orgasme dan mengeluarkan cairan sperma (berejakulasi), pembuluh nadi dan pembuluh balik akan kembali ke ukuran yang semula. Berkurangnya volume darah di alat kelamin akan membuat penis dan testis kembali ke ukuran semula dalam waktu yang relatif singkat. Namun jika ejakulasi tidak terjadi, mungkin timbul rasa berat, nyeri dan tidak enak pada testis akibat terhambatnya aliran darah yang terus-menerus. Rasa nyeri ini dikenal dengan sebutan ‘blue balls’. Hal ini mungkin dikarenanakan warna kebiruan yang timbul akibat terperangkapnya darah dalam pembuluh darah di testis,  Istilah medis yang sebenarnya untuk kondisi ini adalah “vasocongestion”. Kondisi ini biasanya tidak berlangsung lama, dan rasa nyeri yang timbul juga umumnya bersifat ringan.

Sebagian besar pria telah terbiasa berejakulasi saat mereka mengalami ereksi selama aktivitas seksual. Kegagalan untuk berejakulasi dan merasakan orgasme seringkali menambah frustasi dan kekecewaan. Pria yang percaya bahwa mereka harus berejakulasi setiap kali mengalami ereksi cenderung menekan pasangannya untuk meneruskan hubungan seks tanpa memperdulikan perasaan pasangannya.

Sebagian pria merasa bahwa masturbasi adalah solusi untuk masalah ini. Namun sebagian lagi menyadari bahwa ejakulasi bukanlah syarat dalam setiap aktivitas seksual. Sikap ini memungkinkan baik pria maupun pasangannya agar lebih santai dan belajar bahwa kenikmatan dalam setiap hubungan seksual dapat diperoleh tanpa harus mencapai ejakulasi atau orgasme.

Sumber gambar : SehatFresh.com


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here