Efek Guncangan pada Janin Akibat Melintas Jalan Rusak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Berbicara mengenai guncangan ketika kehamilan, bukan berarti hal itu menunjuk pada terjadinya peristiwa alam seperti gempa bumi. Namun guncangan yang dimaksud adalah berbagai aktivitas yang dapat membuat perut ibu hamil bergerak naik turun atau ke kiri dan ke kanan.

Pada aktivitasi keseharian ibu hamil, guncangan bisa terjadi saat di dalam atau di luar rumah. Meski janin di dalam kandungan telah dilindungi empat lapisan, namun frekuensi guncangan yang besar tetap dapat mempengaruhi kondisi janin. Salah satu guncangan yang harus dihindari adalah saat ibu hamil melintasi jalan yang rusak.

Jalan yang rusak dapat menyebabkan guncangan

Penyebab guncangan yang kerap dialami ibu hamil adalah ketika sedang menggunakan alat transportasi, khususnya pada permukaan jalan yang rusak. Pada situasi ini perut ibu hamil akan naik turun atau bergeser ke kini dan ke kanan.

Kondisi tersebut bisa saja menyebabkan trauma, apabila guncangan yang terjadi sangat berat. Selain itu guncangan juga bisa mengakibatkan ibu hamil kelelahan, karena tubuh dipaksa bekerja ekstra mempertahankan keseimbangan.

Dalam menjaga keseimbangan tubuh bagian otot pinggang, punggung, paha, dan perut akan meregang. Konsentrasi ibu hamil juga bisa terganggu, saat mengalami kelelahan. Tentu saja kondisi ini sangat berbahaya, terlebih jika ibu hamil mengendari sepeda motor.

Sering mengalami guncangan, sangat berbahaya bagi ibu hamil

Ibu hamil apabila kerap mengalami guncangan yang serius, maka sangat berdampak buruk. Salah satu efek yang sering muncul adalah trauma pada kehamilan, sekaligus memungkinkan terjadinya risiko keguguran.

Keguguran memang kerap terjadi pada kehamilan, khususnya bagi ibu hamil yang mempunyai riwayat obstetrik jelek. Keguguran sebagian terjadi akibat kelainan pada kariotip embrio. Lantas apa saja tanda-tanda keguguran?

Tanda keguguran yang biasanya terjadi seperti pendarahan, rasa sakit di perut, rasa sakit di pinggul, dan rasa sakit di pinggang. Bila kondisi ini terjadi pada ibu hamil, maka harus secepatnya menghubungi dokter guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Selain bisa menyebabkan keguguran, guncangan pada ibu hamil juga bisa mengakibatkan stres pada janin. Kemungkinan yang bisa terjadi adalah mual, muntah hingga merasa pusing. Lantas bagaimana cara mencegah agar tidak terjadi guncangan?

Cara mencegah agar tidak terjadi guncangan saat berkendara

  1. Kendaraan yang ditumpangi ibu hamil, sebisa mungkin harus menghidari jalan yang permukaannya rusak.
  2. Ibu hamil dalam berkendara menggunakan sabuk pengaman atau sabuk kehamilan.
  3. Ibu hamil bisa beristirahat sejenak, setiap jangka waktu satu jam setelah menempuh perjalanan.
  4. Ibu harus memeriksakan diri ke rumah sakit atau puskemas terdekat, apabila muncul rasa nyeri saat berkendara di jalan.

Kondisi kehamilan harus dijaga dengan penuh hari-hari. Hal tersebut karena setiap aktivitas yang dilakukan ibu hamil, dapat mampengaruhi perkembangan janin. Dengan demikian setiap ibu hamil perlu memahami kondisi kesehatan sebaik-baiknya, sebelum menjalani aktivitas berkendara. (APY)


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here