Lima Langkah Jitu Mengatasi Rasa Takut pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Saat anak merasa takut, beberapa orang tua khususnya Ibu  biasanya merespon dengan hanya menggendong, tanpa mencari tau penyebab rasa takut yang dialami sang anak. Berikut lima pendekatan yang bisa dilakukan untuk menghadapi anak yang penakut :

  1. Memberi Kepercayaan Pada Anak

Sebaiknya, orang tua memberikan sebuah kepercayaan pada anak bila anak sudah merasa mampu melakukan-nya, karena keberanian dan percaya diri dalam diri anak sedikit banyaknya dipengaruhi oleh pola pengasuhan orang tua.

  1. Melatih anak untuk mengendalikan rasa takut

Para Ibu juga bisa melatih anak untuk mengendalikan rasa takut dengan cara mengatur pernafasan agar menjadi lebih tenang, melakukan  self talk bahwa anak bisa menghadapi situasi dalam keadaan apapun.

  1. Membatasi Anak Dengan Alasan Yang Masuk Akal

Biasanya para Ibu sering menakut nakuti si kecil dengan suara yang keras atau ancaman, contohnya memaksa anak mandi, kalau tidak nanti hantunya datang. Tanpa disadari hal tersebut akan terkonsep seiring dengan pertumbuhan anak. Rasa takut adalah perasaan yang khas pada anak. Pada dasarnya rasa takut yang timbul pada anak  bisa bermacam-macam, ada rasa takut yang timbul karena seorang anak kecil memang sengaja ditakut-takuti atau karena berlakunya berbagai pantangan di rumah yang dilanggar oleh orang tua. Larangan kepada anak haruslah disertai dengan alasan yang masuk akal, dan tidak menakut nakuti dengan kebohongan sekecil apapun.

  1. Tidak Memaksa Anak Melakukan Sesuatu

Seharusnya seorang Ibu jangan sekali-kali memaksa seorang anak untuk melakukan hal yang belum mampu dilakukannya sendiri. Apalagi seorang Ibu yang biasa memberi lebel yang tidak baik pada anak dengan mengatakan dasar penakut, dasar bodoh, dan dll. Biarkan keberanian dan kemandirian anak berkembang secara perlahan-lahan mengikuti perkembangannya. Untuk itu, jangan paksa anak Anda untuk segera menguasai semua hal yang diajarkan pada saat itu juga.

  1. Mengapresiasi Usaha Anak

Memberi apresiasi atas usaha yang anak lakukan bahkan untuk kemajuan yang sekecil apapun itu, serta memotivasi anak untuk tetap mau berusaha dan berkembang.

Untuk itu, Penulis menyarankan agar seorang anak bukan hanya diajarkan untuk menjadi cerdas saja, tetapi juga harus memastikan bahwa si anak mempunyai emosi yang stabil. Demikian beberapa langkah menghadapi rasa takut pada anak.


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here