Penyebab Kurangnya Rasa Sopan Santun pada Remaja Masa Kini

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Remaja merupakan suatu investasi penerus bangsa. Generasi muda suatu penentu kemajuan suatu negara. Saat ini generasi bangsa Indonesia mulai memudar. Banyak faktor yang menjadi penyebab hilangnya rasa sopan santun pada remaja.

Sopan santun disebut sebagai tatakrama. Sopan santu tidak hanya sebatas berbicara atau berprilaku yang dilakukan kepada kedua orang tua. Sopan santun juga perlu diterapkan pada saat kita bergaul dengan orang yang lebih tua, teman sejawat, orang yang lebih muda, menghargai satu sama lain.

Hilangnya sopan santun kalangan remaja masa Bangsa Indonesia di buktikan dengan banyaknya kasus penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang, pergaulan bebas, tawuran antar geng atau kelompok, kehamilan pranikah, kasus aborsi dan masih banyak lagi kasus-kasus yang menyimpang tatakrama atau sopan santun.

Faktor-faktor yang mempengaruhi berkurangnya sopan santun pada kalangan remaja diantaranya :

Faktor Internal

  • Individu

Faktor yang mempengaruhi kurangnya sopan santun dikalangan remaja disebabkan oleh individu atau pribadi orang tersebut. Kurangnya pondasi iman dan ketaatannya pada agama membuat seseorang terjun dalam hal yang negatif. Sebagai contoh saat seseorang mengalami kekecewaan terhadap dirinya karena gagal dalam mewujudkan apa yang diharapkan, seseorang tersebut melakukan hal yang negatif seperti meminum minuman keras yang di anggap bisa membuat masalahnya hilang dalam sesaat. Selain itu remaja selalu besar keinginannya untuk mencari jati dirinya. Sehingga rasa penasaran dan ingin mencoba sangatlah besar.

  • Keluarga

Keluarga memiliki peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun psikologi seorang anak. Pola asuh yang salah yang dilakukan kepada anak bisa mengakibatkan hilangnya sopan santun anak tersebut. Sebagai contoh orangtua yang selalu memaksakan anak untuk memilih apa yang di suruh. anak tersebut saat meranjak dewasa akan merasa bahwa dirinya selalu di kekang dan tidak memberikan kesempatan kepada dirinya untuk menentukan pilihannya sendiri. Akibatnya remaja tersebut bisa menjadi seorang pemberontak atau pada saat di luar lingkungan keluarga dirinya melakukan hal negatif. Selain itu faktor keluarga yang menyebabkan hilangnya sopan santun pada remaja yaitu lingkungan keluarga yang tidak harmonis seperti broken home.

  • Lingkungan

Faktor lingkungan merupakan faktor utama hilangnya atau berkurangnya sopan santun kalangan remaja. Lingkungan yang buruk akan cenderung menghasilkan prilaku seorang remaja yang buruk.faktor lingkungan yang mempengaruhi hilangnya rasa sopan santun pada remaja diantaranya Adat istiadat atau kebiasaan, kelompok atau geng, kepercayaan. Dan lain sebagainya.

  • Sosial media

Kemajuan teknologi dan informasi memiliki pengaruh positif untuk memudahkan atau memfasilitasi kebutuhan seseorang. Akan tetapi, dengan kemajuan tehnologi banyak membawa pengaruh buruk terhadap kurangnya sopan santun dikalangan remaja. Sebagai contoh yaitu pergaulan bebas. Dengan kemajuan teknologi informasi remaja dengan mudah mengakses vidio atau foto-foto pornografi.

Faktor eksterna

Hilangnya atau berkurangnya rasa sopan santun dikalangan remaja yaitu masuknya budaya barat. Pengaruh budaya barat yang diberikan kepada bangsa Indonesia membuat para remaja mencoba melakukannya, karena budaya barat dan budaya kita sangatlah berbeda. Sebagai contoh budaya barat seorang anak memanggil orangtuanya sendiri dengan sebutan nama. (KMY)


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here