Posisi Seks yang Tepat Agar Pria tidak Cepat Orgasme

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak adil rasanya jika hanya pasangan Anda saja yang bisa mencapai orgasme. Akan lebih baik jika Anda dan pasangan bisa mencapai orgasme bersama-sama. Sebab orgasme tidak hanya sekedar memberikan rasa puas saat bercinta, tapi juga membantu meningkatkan hubungan yang sehat. Setiap pasangan akan merasa lebih dicintai, diperhatikan, dan bahagia.

“Mencapai klimaks dengan selisih waktu beberapa detik antara kedua pasangan merupakan momen seksual yang paling memuaskan bagi kedua pasangan tersebut,” ujar Ian Kerner, PhD, pakar seks yang juga penulis buku He Comes Next. “Setiap sensasi akan semakin kuat karena Anda mengalaminya bersamaan.”

Nah, bagaimanakah agar orgasme Anda dan pasangan anda  bersamaan untuk ber Orgasme ? disini saya akan memeberikan cara bagaimana agar kedua pasangan saling merasa puas dalam melakukan hubungan seksual dan ber Orgasme bersamaan:

  1. Sesuaikan irama bercinta
    Satu masalah terbesar yang menyebabkan Anda dan pasangan tidak mampu mencapai orgasme bersamaan adalah irama bercinta yang tak sejalan. Anda seringkali berjalan terlalu cepat, sedangkan pasangan anda berjalan lambat (atau sebaliknya). Hal ini akan membuat pergerakan Anda tak seimbang. Karena itu, jaga keseimbangan antara irama pergerakan dan timing Anda saat bercinta. Pada perempuan, orgasme kadang tak bisa diperoleh dalam waktu singkat. Jika melihat pasangan Anda hampir mengalami ejakulasi, coba perlambat momen tersebut. Cara yang sering disarankan adalah dengan menekan ujung penisnya selama sekitar lima detik. “Gerakan meremas akan menghentikan aliran darah ke penisnya, sehingga meredakan gairahnya,” papar Kerner. Setelah itu Anda berdua bisa memulai lagi sambil mencoba menyamakan irama Anda.
  2. Alihkan sentuhan ke area lain
    Jangan langsung buru-buru mau menjalankan “tugas” Anda sebagai pasangan, atau terlalu memanjakan dirinya dengan sentuhan langsung ke penisnya. Sebab, hal ini akan membuatnya lebih cepat klimaks. Sebaiknya, alihkan sentuhan Anda ke area lain dari tubuhnya yang tak kalah sensitif. Misalnya, dada, punggung, lengan, atau paha dalamnya. Di lain pihak, manjakan juga diri Anda dengan memintanya untuk lebih aktif menyentuh Anda melalui foreplay. Banyak pasangan muda yang cenderung melupakan fungsi foreplay, karena sudah keburu nafsu untuk “menu utamanya”. Padahal, foreplay tidak hanya bisa meningkatkan gairah seks Anda tapi juga membuat Anda menikmati orgasme secara maksimal.
  3. Mulailah lebih dulu
    Pria cenderung akan mencapai klimaks lebih cepat, sementara kebanyakan perempuan butuh 10-20 menit untuk mencapai puncak melalui intercourse. Karena itu, mintalah agar pasangan menstimulasi Anda lebih dulu. Lakukan selama 10 menit atau sesuai kenyamanan Anda sampai Anda mendekati puncak. Begitu Anda siap melakukan intercourse, lakukan posisi woman on top supaya Anda bisa mengontrol kecepatan gerakannya. Ava Cadell, PhD, penulis buku The Pocket Idiot’s Guide to Oral Sex, menyarankan Anda untuk menyentuhkan klitoris dengan gerakan berputar untuk memacu aliran darah ke arah tersebut.
  4. Lakukan melalui stimulasi oral
    Hilangkan pikiran bahwa orgasme yang sempurna harus selalu dicapai melalui penetrasi seksual. Pada perempuan, orgasme bisa diraih lewat berbagai cara. “Mungkin akan lebih mudah untuk mencapai puncak melalui sentuhan manual dan oral, karena ia berfokus pada klitoris Anda,” ujar Cadell. Dalam banyak posisi, menurutnya perempuan mungkin tak akan mencapai stimulasi klitoral kecuali tanpa sadar Anda menciptakan kontak antara tubuh si dia dengan klitoris Anda.

Untuk meraih orgasme melalui intercourse, ciptakan kembali sensasi yang Anda rasakan melalui rangsangan manual dan oral. Gunakan cairan lubrikasi untuk menirukan sensasi hangat dan lembab dari bibirnya. Setelah itu, biarkan pasangan masuk secara perlahan, dengan irama kecepatan yang sama dengan saat stimulasi oral. Nah, begitu penetrasi terjadi lebih dalam, stimulasi juga diri Anda dari luar. Bimbing tangan si dia untuk memberikan sentuhan maksimal di area sensitif Anda.

Saat bercinta, terkadang emosi dan luapan nafsu terlalu meledak-ledak dan tidak sejalan dengan apa yang dirasakan pasangan. Alhasil, orgasme selalu dicapai lebih dahulu oleh salah satu pasangan, biasanya dialami pria.

Hal ini meninggalkan kekecewaan bagi wanita karena biasanya untuk orgasme dibutuhkan waktu lebih lama. Jangan langsung putus asa, karena sebenarnya pasangan yang hobi ejakulasi prematur bisa diakali.

Tipsnya adalah dengan menerapkan beberapa posisi yang dapat menekan gairah agar tidak berlebihan dengan tingkat kesulitan yang tidak mudah. Dilansir dari Cosmopolitan, beberapa posisi juga dapat dilakukan saat foreplay agar wanita lebih mudah untuk orgasme.

  1. Seks Oral
    Mulailah ritual bercinta dengan gerakan foreplay yang lebih lama, terutama di bagian seks oral. Jangan terburu-buru untuk melakukan penetrasi seks dan hindari stimulasi dengan jari jika dirasa tidak nyaman.
    Stimulasi yang dilakukan pria dengan bibir atau lidah dapat memberikan sensasi yang menakjubkan bagi wanita. Hal ini juga dapat mempermudah wanita untuk mencapai orgasme setengah jalan dan merelakskan area vagina sebelum masuk ke tahap penetrasi.
  2. Membelakangi
    Posisi membelakangi seperti spooning atau doggy membuat penetrasi tidak maksimal dan tekanannya jauh lebih rendah. Hal ini memungkinkan pria untuk tidak terlalu cepat mencapai orgasme. Lebarkan kaki agar tubuh lebih stabil saat melakukan gerakan yang lebih sulit.
  3. Berlutut dan tekan
    Jika saat melakukan posisi misionaris pria cenderung menengkurapkan tubuh menghadap pasangan, maka cobalah menekuk lutut seakan ingin melakukan gerakan push-up dengan kaki menekuk.
    Jika dirasa gerakan penetrasi terlalu cepat, maka kaki pun bisa diluruskan kembali untuk menahan perasaan ejakulasi. Kekuatan tangan yang menyangga tubuh akan membuat gairah terbagi dan menghambat perasaan ingin ejakulasi lebih cepat.
  4. Spooning Terbuka
    Jika pada gerakan spooning tubuh sama-sama rileks terbaring menyamping, maka gerakan ini menuntut untuk pasangan membuka kaki lebar. Satu kaki disandarkan dan satu kaki diangkat ke arah udara untuk menjaga peredaran darah tidak terfokus pada area intim.
    Perlu diperhatikan dalam gerakan ini, jangan sampai terjadi kram karena gerakannya menyerupai gerakan senam peregangan. Sebaiknya lakukan pemanasan terlebih dahulu agar otot tidak kaku.
  5. Berdiri
    Jika selama ini posisi yang membuat tubuh rileks membuat Anda terlalu cepat orgasme, cobalah melakukan sesuatu yang baru seperti posisi berdiri. Saat berdiri, posisi akan terasa baru dan tidak biasa.
    Rasa tidak biasa ini akan membuat pikiran fokus untuk menjaga keseimbangan serta mencari titik yang tepat untuk penetrasi. Hal tersebut akan membuat ejakulasi prematur lebih mudah dihindari.

Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here