SehatFresh.com – Memiliki tubuh yang ideal merupakan dambaan bagi setiap orang. Sehingga bagi mereka yang memiliki berat badan yang berlebih selalu berupaya untuk melakukan diet. Untuk memperoleh badan yang ideal sebagian orang yang memiliki berat badan gemuk tidak hanya melakukan dengan cara diet. Akan tetapi tindakan sedot lemak merupakan salah satu tindakan yang cukup populer dikalangan artis untuk memperoleh berat badan yang langsing.
Sedaot lemak merupakan suatu tindakan bedah yang dilakukan oleh ahli bedah dan dermatologis untuk menghilangkan lemak di area tubuh tertentu seperti perut, paha, leher, pinggul dan bagian lainnya. Meskipun upaya ini membawakan hasil yang cukup memuaskan karena dapat membuat tubuh anda menjadi langsing. Akan tetapi tindakan ini memiliki resiko dan efek samping. Berikut ini beberapa resiko dan efek samping yang diakibatkan oleh tindakan operasi sedot lemak, diantaranya sebagai berikut :
- Mati rasa
Efek samping dilakukannya operasi sedot lemak sama seperti operasi lainnya yaitu mengakibatkan mati rasa dibagian yang telah dilakukannya operasi seperti paha, pinggul, bokong, perut, leher dan lain-lain.
- Menimbulkan jaringan pada perut
Salah satu resiko melakukan operasi sedot lemak pada bagian perut yaitu akan terjadi jaringan parut disekitar perut yang bergelombang atau tidak rata. Selain itu bagian tersebut akan terasa kasar apabila di raba.
- Resiko terjadinya gangguan pada jantung dan ginjal
Cairan yang disuntikan pada saat proses operasi dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada ginjal dan jantung yang akan beresiko terjadinya kematian.
- Resiko terjadinya infeksi
Prosedur operasi sedot lemak mengakibatkan adanya luka dibagian yang akan dilakukan operasi hal ini akan beresiko terjadinya infeksi. Meskipun hal ini jarang sekali terjadi akan tetapi kondisi ini harus diwaspadai.
- Terjadinya kerusakan pada organ internal
Apabila tenaga medis melakukan kesalahan pada saat proses sedot lemak mengalami eror atau kesalahan, maka tindakan ini akan beresiko terjadinya kerusakan pada organ internal dalam tubuh.
- Bengkak
Resiko dari operasi sedot lemak yaitu terjadinya pembengkakan dibagian tubuh yang dilakukan penyedotan. Hal ini dapat terjadi setelah beberapa bulan dilakukannya operas. Kondisi ini biasanya ditandai tubuh membiru dan memar dibagian yang bengkak.
- Alergi
Efek samping dilakukannya sedot lemak yaitu alergi pada kulit dibagian penyedotan yang ditandai dengan timbulnya ruam atau bintik-bintik merah pada kulri, rasa gatal, dan perih.
- Akumulasi cairan
Sedot lemak dapat mengakibatkan terjadinya akumulasi cairan sementara (seromas) yang terbentuk dibagian bawah kulit.
- Emboli lemak
Sedot lemak dapat mengakibatkan terjadinya emboli lemak yang disebabkan oleh potongan lemak yang menempel atau terjebak di dalam pembuluh darah, kemudian berkumpul di paru-paru hingga menjalar ke otak. Hal ini ini merupakan kondisi darurat yang dapat mengakibatkan kematian.
- Gangguan metabolisme tubuh
Gangguan metabolisme merupakan salah satu efek samping dilakukannya sedot lemak. Prosedur operasi ini dapat mengakibatkan sistem metabolisme tidak dapat terkontrol dengan baik. (KMY)









































