SehatFresh.com – Mempunyai anak-anak yang kreatif merupakan dambaan semua orang tua. Kreatifitas anak sebaiknya jangan dibatasi, malah perlu dikembangkan dengan segala cara. Berikut tips mengembangkan kreatifitas pada anak:
- Lihat minat dan bakat anak
Coba mulai memerhatikan apa yang disukai oleh anak. Apakah ia senang menggambar, menumpuk barang, berolahraga, menari atau hal lainnya. Setelah mengetahui, kegemarannya, mulailahlah Anda mengasahnya sejak dini.
Misalnya dengan menyediakan crayon dan kertas gambar bagi anak yang senang menggambar, melatihnya berolahraga bagi anak yang senang olahraga dan memasukkannya ke sanggar seni jika anak menyukai seni. Dengan demikian, kemampuan anak akan terasah dengan baik.
- Mendampingi saat bermain
Kedekatan dan interaksi yang hangat serta komunikasi yang baik antara orangtua dan anak sangat penting dalam mengembangkan potensi kreatifitasnya. Dukung dan dorong minat serta rasa ingin tahunya.
Bimbing anak untuk selalu berinisiatif agar kepercayaan dirinya tumbuh. Sikap empati juga perlu saat mendampinginya berkreasi. Jangan lupa selalu diawasi apa yang dilakukannya supaya anak Anda tidak menggunakan benda-benda yang berbahaya saat bereksperimen.
- Melatih kemampuan otak kanan
Melatih kemampuan otak kanan pada anak yaitu dengan cara mengajak anak-anak bernyanyi, berpuisi, menggambar dan berbagai macam kegiatan kreatif lainnya, agar kemampuan otak kanan dapat bekerja dengan lebih optimal.
Di sekolah, biasanya anak-anak akan lebih cenderung menggunakan otak kiri dan bila kemampuan otak kanan dan kiri bisa bekerja dengan baik dan seimbang, maka anak-anak tidak hanya akan berpeluang mendapatkan prestasi di bidang akademis saja, melainkan bisa meraih prestasi-prestasi di bidang yang lain.
- Melatih kemampuan mendengar anak
Melatihnya dengan menggunakan Tape dan Laoudspeaker. Alat-alat tersebut bisa digunakan untuk melatih kemampuan mendengar anak-anak dalam belajar bahasa Inggris.
Agar indera pendengaran bisa terlatih dengan baik, lebih baik kita sering-sering mengajak anak untuk mendengarkan lagu atau cerita, lalu menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan lagu atau cerita tersebut , misalnya dengan cara tebak-tebakan.
- Berikan pujian
Selalu memberikan pujian jika anak melakukan sesuatu yang keratif. Cara itu akan membuat anak terdorong untuk berimajinasi dan mencari hal-hal baru yang akan mencuri perhatian Anda.
Namun juga selalu ingatkan anak bahwa tidak masalah jika melakukan kesalahan, karena dari situ justru ia akan tahu dan dicoba lagi dan dicari solusinya. Itu semua akan membuat anak semakin bersemangat untuk mencoba sesuatu yang baru dan tidak takut melakukan kesalahan.
- Jangan emosional
Orangtua juga perlu bersabar, tidak marah atau emosional karena kadang sikap anak menjengkelkan bila merasa tidak sanggup melakukan sesuatu. Ia bisa marah bahkan ngamuk. Wajar, anak mengungkapkan kekesalannya lantaran tidak sukses membuat sesuatu. Jika anak tampak putus asa, berilah ia motivasi. (KKM)









































