Uban di Usia Remaja

0
126
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Munculnya uban dapat terjadi karena faktor usia. Uban umumnya merupakan tanda bahwa seseorang telah memasuki usia yang terbilang tua. Tidak hanya orang dewasa, ternyata sekarang ini banyak juga anak usia remaja yang mengalami rambut beruban di usianya yang relatif muda. Uban yang muncul di usia muda ini seringkali disebut sebagai uban premature. Faktor utama yang menyebabkan uban prematur adalah genetik dan gaya hidup yang kurang sehat.

Meskipun gen tertentu yang membawa sifat dari uban prematur belum ditemukan, tapi faktor genetika sudah sangat umum dan turun-temurun terjadi. Pada umumnya uban akan mulai tumbuh pada usia 40-an, tetapi jika ada orang tua atau kerabat yang telah mulai beruban sejak usia muda, maka Anda juga berisiko mengalami hal yang sama.

Beberapa orang memiliki kelainan bawaan yang mengakibatkan sel-sel yang memproduksi zat melanin (pigmen rambut) berhenti. Hal tersebut membuat uban muncul sebelum waktunya. Setiap folikel rambut mengandung sel-sel pigmen yang disebut melanosit. Sel-sel ini membentuk pigmen yang memberi warna pada rambut (melanin).  Seiring dengan bertambahnya usia, sel-sel melanin mulai mati dan membuat folikel rambut berwarna transparan atau abu-abu. Sel-sel melanin biasanya mulai mati ketika memasuki usia 30 sampai 40 tahun. Jika rambut sudah beruban di usia remaja, itu berarti sel melanin mati sebelum waktunya.

Merokok juga merupakan salah satu faktor yang bertanggung jawab atas munculnya uban di usia muda. Hal ini dikarenakan rokok adalah sumber pengembangan radikal bebas dalam tubuh si perokok. Radikal bebas dapat menyebabkan penurunan kapasitas pigmen dari melanin dan mengakibatkan uban muncul lebih cepat. Terlalu banyak mengkonsumsi junk food atau makanan cepat saji berpotensi mempercepat penuaan dengan meningkatkan stres oksidatif dan deposisi AGE`s (Advanced Glycation Endproducts) yang mempercepat penuaan dan menyebabkan hilangnya warna rambut. Makan makanan cepat saji secara berlebihan dapat berkontribusi terhadap rambut rontok dan beruban.

Beberapa kondisi medis juga dapat mempengaruhi rambut remaja dan menyebabkannya menjadi abu-abu. Kelainan genetik yang mempengaruhi sistem saraf (neurofibromatosis) dan kondisi langka lainnya seperti sindrom Vogt-Koyanagi telah dikaitkan dengan hancurnya pigmen melanin sehingga menyebabkan rambut berubah menjadi abu-abu. Vitiligo adalah gangguan kulit yang juga dapat menyebabkan rambut remaja menjadi abu-abu atau putih. Uban prematur juga bisa mengindikasikan kekurangan vitamin B-12 yang sering dikaitkan dengan anemia di kalangan remaja.

Stres juga dianggap sebagai penyebab uban prematur. Hal ini dikarenakan stress dapat mempengaruhi produksi melanin. Segala bentuk tekanan emosional, seperti syok, sedih dan gelisah dapat mengurangi jumlah sel-sel melanin. Konsumsi obat tertentu juga dapat memicu munculnya uban. Salah satunya obat lithium yang digunakan untuk mengobati gangguan mood afektif pada penyakit bipolar.

Terlepas dari semua penyebab di atas, penyebab uban prematur dapat dikaitkan dengan berbagai kondisi lain seperti penggunaan bahan kimia rambut yang berlebihan dan polusi. Maka dari itu, sangatlah penting untuk menentukan dan mengatasi penyebab uban prematur. Saat ini, uban tidak hanya dialami para orang tua, perkembangan zaman dan pengaruh lingkungan yang tidak sehat menyebabkan banyak anak di usia remaja memiliki uban di kepalanya.

Uban karena faktor genetika tidak dapat dicegah sepenuhnya. Namun, Anda dapat mengambil tindakan pencegahan untuk memperlambatnya. Penerapan pola hidup sehat diyakini dapat mencegah uban tumbuh lebih cepat. Biasakan juga untuk berolahraga secara teratur untuk memperlancar peredaran darah sehingga pertumbuhan rambut akan menjadi lebih sehat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY