SehatFresh.com – Sebagian masyarakat sering menghangatkan atau memanaskan makanan untuk kemudian disantap. Kebiasaan ini juga berlaku saat bulan Ramadhan yang sering, hidangan berbuka yang belum habis, akan dihangatkan kembali untuk dikonsumsi saat sahur. Namun, apakah memanaskan kembali makanan baik bagi kesehatan?
Jawabannya bisa ya atau tidak tergantung dari jenis makanan dan cara memanaskannya kembali. Ada beberapa makanan yang tidak boleh dipanaskan berulang-ulang. Bahkan, ada beberapa sayuran yang jika dipanaskan berulang kali dapat mengeluarkan senyawa yang dapat menyebabkan penyakit langka hingga kanker.
Berikut beberapa makanan yang tidak boleh dipanaskan berulang kali:
- Kentang
Kentang banyak mengandung zat besi dan tembaga yang sangat baik untuk nutrisi otak. Selain itu, kentang juga memiliki kandungan karbohidrat yang mudah dicerna sehingga baik untuk kesehatan lambung. Tapi ternyata, kentang jika dipanaskan berulang kali dapat mengeluarkan senyawa beracun yang bisa membuat sakit.
- Bayam
Bayam adalah salah satu sayuran yang banyak mengandung zat besi, selain vitamin dan serat yang tinggi. Itulah kenapa setelah beberapa jam dimasak bayam akan berwarna kehitaman. Jika dipanaskan berulang kali, kandungan nitrat yang ada dalam bayam akan berubah menjadi nitrit dan memunculkan zat karsinogen yang dapat memicu kanker.
- Brokoli
Brokoli diketahui memiliki kandungan vitamin A dan C yang sangat baik buat tubuh. Namun, seperti bayam, brokoli mempunyai kandungan nitrat yang akan berubah menjadi nitrit jika dipanaskan berulang kali sehingga dapat menyebabkan kanker.
- Telur
Telur merupakan sumber protein yang memiliki banyak vitamin A, B6, B12, kalsium, dan fosfor. Namun, jangan menghangatkan telur karena dapat memunculkan kandungan racun, khususnya di bagian kuning telur, yang dapat menganggu sistem pencernaan.
- Ayam
Sama seperti telur, ayam juga memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, selain rendah lemak. Akan tetapi, jika daging ayam dimasak kembali atau dipanaskan, maka kandungan protein yang dikandungnya akan berubah dan dapat menyebabkan masalah pencernaan.
- Jamur
Meskipun kaya akan kandungan protein, vitamin, dan asam amino, jamur tidak baik dicerna bila sudah dipanaskan ulang. Hal ini akan menyebabkan sakit perut atau perut kembung. Jika tidak ingin membuang masakan jamur Anda, masukkan ke dalam lemari es dan makan di hari berikutnya dengan cukup memanaskannya tak lebih dari 70°C. Namun, untuk penggunaan terbaik dari sisa jamur Anda, jadikan sebagai saus pasta atau tambahan salad.
Food Standards Agency menyarankan cukup sekali saja memanaskan kembali masakan. Namun jika makanan tersebut tak habis, memanaskan kembali sebenarnya tidak masalah asal dengan cara yang benar.
Makanan yang layak dipanaskan lagi antara lain makanan yang mengandung daging, susu, krim, saus, nasi dan pasta. Yang terpenting, panaskan hingga seluruh bagian makanan menjadi panas benar. (SBA)









































