Apa Bahaya Diabetes yang Terjadi Pada Remaja?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Penyakit diabetes ini juga disebut dengan penyakit gula, penderitanya pun juga tidak pandang usia dan jenis kelamin, siapapun dapat mengalami penyakit ini. Risiko diabetes sangat tinggi jika Anda tidak mempertahankan gaya hidup sehat. Penelitian menunjukkan bahwa diabetes yang terjadi di usia remaja justru lebih berbahaya.

Penyakit diabetes lebih berkembang cepat pada remaja dibandingkan dengan orang dewasa atau orang lanjut usia. Faktor seperti genetik bisa meningkatkan risiko remaja mengidap diabetes, tetapi banyak gaya hidup tidak sehat yang menjadi masalah utama penyebab anak muda akhirnya memiliki diabetes. Faktor yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2 pada remaja antara lain:

  1. Menjalani gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan suka mengonsumi minuman beralkohol
  2. Gemar mengonsumsi asupan manis dan makanan siap saji
  3. Memiliki anggota keluarga dengan diabetes
  4. Kelebihan berat badan atau obesitas
  5. Memiliki riwayat diabetes gestasional
  6. Memiliki kadar kolesterol tinggi
  7. Didiagnosis pradiabetes

Berikut bahaya diabetes pada remaja:

  1. Obesitas

Penderita diabetes akan merasa lemah, lesu, dan lelah saat menjalani aktivitasnya. Apabila tidak berolahraga secara teratur, ada kecenderungan berat badan bertambah.

  1. Gagal jantung

Risiko gagal jantung juga akan semakin tinggi pada remaja yang mengidap diabetes. Gula dan lemak akan mengeras di arteri yang menyebabkan jantung harus kerja lebih keras saat memompa darah ke seluruh tubuh.

  1. Gagal ginjal

Remaja yang menderita diabetes rentan terhadap gagal ginjal. Ginjal seorang pengidap diabetes mengalami hambatan saat melakukan penyaringan, sehingga menyebabkan kerusakan ginjal.

  1. Depresi

Remaja yang menderita diabetes akan menjalani hidup dengan obat-obatan dan suntik insulin. Mereka akan merasa iri dengan kehidupan orang normal. Hal ini yang membuat mereka menjadi depresi. Disarankan pada orang tua untuk mengawasi perilaku anak mereka dan berkonsultasi pada konselor.

  1. Tidak menyukai simpati berlebihan

Diabetes pada usia remaja terakhir yaitu tidak suka simpati berlebihan itu cukup normal. Jika orang tua menunjukkan sikap simpati yang berlebihan kepadanya, mereka akan merasa kesal dan akhirnya itu akan berubah menjadi frustrasi. Karena mereka beranggapan mereka hanya menjadi beban bagi orang lain. Jelas itu adalah salah satu bahaya diabetes pada usia remaja dan sudah menjadi tugas orang tua untuk menjaga anak-anak mereka agar bisa bahagia.

  1. Gangguan penglihatan

Pembuluh darah pada retina juga akan terpengaruhi. Remaja yang mengalami masalah diabetes akan semakin tinggi risikonya terkena masalah gangguan penglihatan di usia dini.

Penting untuk mengambil tindakan pencegahan diabates pada remaja dengan cara sebagai berikut:

  • Makan buah dan sayur

Dengan makan berbagai buah-buahan dan sayuran setiap hari, Anda dapat mengurangi risiko diabetes sampai 22%.

  • Mempertahankan berat badan ideal

Diet kalori dan rendah lemak sangat dianjurkan sebagai cara terbaik untuk menurunkan berat badan dan mencegah diabetes.

  • Ganti gula dengan pemanis rendah kalori

Anda bisa menggunakan pemanis rendah kalori dan mengandung kromium untuk meningkatkan fungsi insulin dalam tubuh, sehingga membantu diabetesi dalam mengontrol gula darah.

  • Berolahraga

Untuk mencegah diabetes pada remaja, usahakan untuk berolahraga setidaknya 30 menit sehari. Ini bertujuan untuk memaksimalkan pencapaian target penurunan berat badan dan untuk mengurangi risiko Anda terkena diabetes. (KKM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here