Pengaruh Kualitas Tidur Terhadap Kecantikan

Tidur adalah proses aktif yang mencakup sepertiga hidup manusia. Selain mengistirahatkan tubuh serta pikiran, waktu tidur yang cukup membuat tubuh lebih segar dan sehat. Kualitas tidur yang baik mempunyai manfaat bagi kesehatan maupun kecantikan. Pola tidur yang baik adalah investasi yang sangat berharga yang harus dilakukan oleh setiap orang.

Tidur adalah obat terbaik untuk kecantikan. Waktu istirahat yang cukup dapat membuat kulit terlihat awet muda. Pola tidur yang buruk bisa merusak struktur kecantikan alami kulit. Sel-sel inflamasi yang meningkat kadarnya akan merusak asam hialuronat dan kolagen, yang membuat kulit kenyal dan bercahaya. Waktu tidur yang cukup dapat mempertahankan elastisitas kulit. Hal ini dikarenakan tidur mampu merangsang hormon yang berperan dalam produksi kolagen. Mencukupi tidur harian secara rutin akan secara aktif merangsang pembentukan sel-sel kulit baru untuk memperbarui sel kulit mati.

Kulit berperan dalam mengontrol suhu dan pengeluaran cairan. Hal ini berkaitan dengan jam biologis dan pengaturan suhu inti tubuh. Kulit juga mempunyai kemampuan untuk merasakan perbedaan suhu sekitar, sehingga dapat memberi sinyal kepada otak untuk menjaga keseimbangan suhu inti tubuh agar tetap di suhu 37 derajat celcius. Suhu inti tubuh akan bergerak naik di siang hari. Ketika malam, suhu akan mulai menurun dan mencapai titik terendah saat menjelang tidur. Suhu panas tubuh perlahan dikeluarkan melalui kulit. Hidrasi tubuh akan dijaga saat tidur. Ketika kurang tidur, kulit akan menjadi lebih kering dan kusam, bahkan kerutan juga mulai muncul.

Proses perbaikan tubuh dimulai saat tubuh terlelap. Ketika terlelap, perbaikan sel tubuh meningkat dengan cepat. Hormon yang berfungsi untuk perbaikan dan pertumbuhan tubuh diproduksi lebih banyak. Proses ini membantu proses penyembuhan luka atau perbaikan kulit-kulit yang rusak atau iritasi. Saat tidur, tubuh mengeluarkan hormon pertumbuhan yang berperan untuk merangsang perbaikan sel-sel yang rusak. Jika Anda kurang tidur, sel-sel kulit yang rusak akan mati, tanpa adanya sel-sel pengganti yang baru. Hal inilah yang membuat penuaan datang lebih cepat.

Pemakaian produk pelembab, anti jerawat dan anti kerut juga akan lebih mudah terserap jika kulit dalam kondisi sehat. Selama tidur, kulit akan lebih mudah melakukan penyerapan untuk produk-produk kosmetik. Posisi tidur yang dianjurkan ketika menggunakan produk perawatan kulit adalah telentang. Posisi tidur miring bisa menimbulkan kerutan di wajah karena gaya gravitasi bumi. Kerutan juga bisa muncul akibat kulit tertekan pada bantal atau guling dalam waktu yang lama hingga kulit tidak bisa bernapas dengan baik dan peredaran darah di daerah tersebut menjadi kurang lancar.

Studi klinis yang dilakukan oleh Estee Lauder dengan University Hospitals Case Medical Center menunjukkan bahwa adanya hubungan langsung antara kualitas tidur dengan kondisi kulit. Hasil penelitian menemukan bahwa kurang tidur menyebabkan keriput, kulit kering, dan kecenderungan untuk mudah terbakar sinar matahari. Kualitas tidur yang buruk dapat mempercepat penuaan kulit dan mengurangi kemampuan kulit untuk melakukan regenerasi di malam hari. Maka dari itu, para wanita dianjurkan untuk tidur malam selama tujuh hingga delapan jam setiap harinya. Jadi, jika Anda ingin terlihat awet muda dan segar sepanjang hari, jangan sepelekan kualitas tidur Anda.

*pic montzalla.blogspot.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY