Perawatan dan Pengobatan Kista Bartholin

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kelenjar bartholin merupakan struktur normal yang terletak di kedua sisi dingding vagina yang berfungsi untuk mensekresikan cairan yang dapat membantu melumasi. Sedangkan kista bartholin merupakan benjolan yang tidak normal pada salah satu atau kedua sisi dinding vagina yang berbentuk kista. Beberapa perawatan dan pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit kista bartholin, yaitu :

  1. Mandi sitz

Mandi sitz merupakan salah satu pengobatan kista bartholin dengan cara berendam menggunakan air hangat di dalam bak. Upaya ini dilakukan beberapa kali dalam sehari selama tiga hingga empat hari. Jika cara ini dilakukan secara rutin maka kista dalam ukuran kecil yang telah terinfeksi secara perlahan dapat matang dan akan pecah dengan sendirinya sehingga nanah juga akan keluar sendiri.

  1. Drainase bedah

Apabila seseorang yang memiliki penyakit kista bartholin yang berukuran besar maka kondisi tersebut memerlukan pengobatan dengan cara pembedahan yang disebut dengan drainase bedah. Metode ini bertujuan untuk mengeluarkan abses atau mengeringkan kista bartholin yang terinfeksi dan yang tidak terinfeksi. Langkah dilakukannya pembedahan ini biasanya dokter memberikan anatesi lokal, namun tidak menutup kemungkinan ada beberapa kasus yang diberikan anatesi umum. Dokter akan membuat sayatan di kista berukuran kecil dan setelah itu memasukan selang kateter yang terdapat balon yang bisa mengembang, fungsi dari balon tersebut untuk menjaga agar selang kateter tidak lepas. Selang kateter tersebut dapat dipasang selama 2–6 minggu agar cairan nanah dapat terkuras bersih.

  1. Marsupialisasi

Marsupialisasi merupakan suatu prosedur dimana kista di iris yang bertujuan untuk mengeluarkan cairan setelah itu dilakukan penjahitan di ujung kulit sekitarnya agar kista tetap terbuka sehingga meminimalisir terbentuknya kista yang baru.  Metode ini dapat dikombinasikan dengan cara drainase bedah. Biasanya metode ini dilakukan untuk mencegah kambuhnya kista atau apabila penyakit kista tersebut kambuh lagi.

  1. Pemberian antibiotik

Apabila hasil tes anda dinyatakan terkenan penyakit menular seksual atau kista terinfeksi maka anda akan diberikan pengobatan dengan menggunakan obat antibiotik. Antibiotik disini berfungsi agar infeksi penyebab timbulnya nanah (abses) pada kista yang terinfeksi dapat menghilang. Akan tetapi apabila sebelumnya anda telah melakukan pengobatan dengan cara pengeringan abses dilakukan dengan benar, bisa jadi anda tidak perlu lagi menggunakan obat antibiotik.

  1. Obat pereda nyeri

Apabila benjolan semakin besar dan terasa sakit anda dapat mengunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan dan konsultasi. Paracetamol dan ibuprofen merupakan obat dapat digunakan untuk mengatasi nyeri pada benjolan bartholin.

  1. Pengangkatan kelenjar bartholin

Apabila anda telah melakukan telah beberapa metode pengobatan akan tetapi metode tersebut tidak berhasil maka tindakan terakhir yaitu dengan dilakukannya operasi untuk mengangkat kelenjar bartholin. Prosedut ini membutuhkan antastesi umum (bius umum) agar pasien tidak merasakan sakit pada saat proses operasi. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here