Tips Mendeteksi dan Mengatasi Anorgasmia

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Hubungan seks merupakan salah satu kebutuhan setiap manusia untuk memenuhi hasrat birahinya. Akan tetapi, faktanya ada beberapa orang yang mengalami gangguan seksual baik pria maupun wanita. Salah satu jenis gangguan seks yang terjadi pada pria dan wanita yaitu anorgasmia.

Apa yang anda ketahui mengenai kondisi tersebut? Anorgasmia merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami ketidakmampuan untuk mencapai orgasme. Kondisi ini dapat terjadi pada pria dan wanita. Anorgasmia terbagi menjadi 4 bagian antara lain :

  1. Anorgasmia primer

Anorgasmia primer merupakan suatu kondisi dimana seseorang yang mengalami ini tidak pernah mengalami satupun orgasme dalam hidupnya.

  1. Anorgasmia sekunder

Seseorang yang berada pada tingkatan anorgasmia sekunder ini pernah mengalami orgasme secara konsisten pada satu waktu, akan tetapi pada saat ini dirinya akan mengalami kesulitan dalam mencapai orgasme.

  1. Anorgasmia situasional

Seorang yang mengalami anorgasmia situasional menunjukan gejala dimana seseorang akan memcapai orgasme di waktu tertentu dan tidak akan bisa mencapai orgasme di luar kondisi tersebut.

  1. Anorgasmia general

Anorgasme general ditandai dengan ketidakmampuan seseorang dalam mencapai orgasme pada situasi apapun selama melakukan aktivitas seksual bersama pasangan.

Anorgasmia disebabkan oleh beberapa faktor seperti faktor psikologis, kondisi hubungan dengan pasangan, faktor kesehatan (hipertensi, diabetes, cedera tulang, dll). Gejala yang ditimbulkan pada kondisi ini seseoarang akan mengalami kesulitan atau penundaan waktu untuk bisa mencapai orgasme pada saat bercinta.

Untuk mendeteksi kondisi ini ada harus memahami tanda gejala yang terjadi pada kondisi ini. Selain itu untuk mendeteksi dan mendiagnosa kondisi ini biasanya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan kesehatan, antara lain :

  • Pemeriksaan darah.
  • Pemeriksaan fungsi hati.
  • Pemeriksaan hormon.
  • Pemeriksaan penyakit diabetes atau kadar glukosa dalam darah.
  • Pemeriksaan fungsi kelenjar.
  • Para ahli terapi pada kondisi tertentu akan melakukan pemeriksaan kondisi syaraf apakah mengalami kerusakan atau tidak yang berkaitan dengan anorgasmia.

Gangguan anorgasmia tidak dapat anda sepelekan karena akan merusak keharmonisan rumah tangga anda sehingga anda memerlukan penanganan dan perawatan untuk mengatasi kondisi ini. Berikut ini beberapa tips untuk mengatasi anorgasmia, antara lain :

  1. Menghilangkan penyebab anorgasmia

Anorgasmia disebabkan oleh beberapa faktor penyebab sehingga untuk mengatasi hal tersebut anda perlu melakukan penanganan pada penyebabnya. Contohnya anorgasmia yang disebabkan oleh penggunaan obat-obatan narkotik dan sejenisnya, merokok, alkohol. Sehingga anda perlu menghindari penyebab tersebut.

  1. Terapi hormon

Lakukan terapi hormon untuk mengatasi kondisi anorgasmia. Pada wanita anda perlu melakukan terapi hormon estrogen karena hormon tersebut memiliki peranan penting pada gairah seksual wanita. Sedangkan pada pria anda dapat melakukan terapi hormon testosteron karena hormon tersebut berkaitan dengan kehidupan seksual seorang pria.

  1. Hindari stres

Apabila seseorang mengalami stress maka akan berpengaruh pada kondisi kesehatannya salah satunya akan beresiko terjadinya anorgasmia. Sehingga untuk mengatasi hal ini anda perlu mengatasi rasa cemas dan stres anda secara bijak.

  1. Penggunaan vibrator

Para ahli akan menyarankan kepada pasangan yang memiliki gangguan anorgasmia untuk melakukan terapi vibrator pada saat melakukan foreplay. (KMY)


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here