Amankah Minum Kopi saat Hamil Bagi Kesehatan Janin

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Seperti yang diketahui jika masa kehamilan yang sedang dijalani seorang wanita harus benar-benar dijaga kesehatannya. Hal itu dikarenakan janin di dalam kandungan juga bisa mengalami dampak buruk, jika ibu hamil tidak menerapkan gaya hidup sehat.

Apa kafein itu?

Kafein merupakan suatu zat yang bisa memberikan rangsangan pada metabolisme tubuh, umumnya terdapat pada kopi. Kafein bisa meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Selain itu kafein juga bisa meningkatkan produksi urine, sehingga bisa mengakibatkan dehidrasi jika tidak diimbangi dengan konsumsi air putih.

Dampak negatif dari kafein adalah dapat menstimulasi produksi asam pada lambung. Hal tersebut berdampak buruk pada tubuh, karena bisa mengakibatkan gangguan pencernaan. Oleh karena itu kafein dianjurkan tidak dikonsumsi bersamaan dengan makanan, karena dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi.

Apakah wanita hamil berbahaya jika minum kopi yang mengandung kafein?

Rupanya kafein yang terdapat pada kopi, mampu menembus plasenta dengan mudah. Selain itu metabolisme kafein di dalam tubuh ibu hamil, lebih lama jika dibandingkan saat tidak sedang hamil. Tubuh ibu dapat mengeluarkan kafein dari tubuh, tapi tidak demikian dengan janin.

Kemampuan metabolisme pada janin masih tidak sempurna, sehingga pembuangan kafein sangat lambat. Dampak negatifnya kafein bisa menetap lebih lama pada tubuh janin, dibandingkan kafein yang berada di dalam tubuh ibu.

Sama seperti efek yang muncul pada orang dewasa, kafein juga bisa memberikan rangsangan dan mempengaruhi tidur janin. Denyut jantung janin bisa saja mengalami peningkatan, sehingga terlalu aktif dan susah tidur.

Dengan berbagai efek samping yang ditimbulkan, konsumsi kafein saat kehamilan perlu dibatasi oleh ibu hamil. Pasalnya jumlah konsumsi kafein yang tinggi, dikhawatirkan bisa menyebabkan berat bayi rendah dan dampak terburuknya adalah mengakibatkan keguguran.

Bagaimana cara ibu hamil mengurangi kopi yang berkafein tinggi?

Bila ibu hamil sudah terbiasa mengonsumsi kopi setiap harinya, untuk menghentikan kebiasaan tersebut memang cukup sulit. Namun langkah-langkah berikut ini bisa dilakukan, setdaiknya untuk membantu dalam mengurangi ketergantungan terhadap kopi yang berkafein tinggi.

  1. Ganti kopi dengan teh. Mengkonsumsi teh masih dianggap lebih baik dibandingkan dengan kopi. Alhasil ibu hamil dianjurkan untuk menggantikan kebiasaan mengkonsumsi kopi dengan teh setiap hari.
  2. Jangan beli kopi di dalam daftar belanja saat hamil. Ibu hamil jika tetap membeli kopi dalam daftar belanja, maka suatu ketika bisa tertarik untuk menikmati kopi. Oleh karena itu sementara waktu hindari kopi dari daftar belanja selama hamil.
  3. Minum kopi dalam keadaan encer. Jika benar-benar tidak bisa menahan hasrat untuk menikmati kopi, maka bisa membuat minuman tersebut dalam keadaan encer. Kopi yang dibuat encer setidaknya bisa mengurangi kandungan kafein yang terdapat di dalamnya. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here