Asupan Kalori Harian Bagi Remaja

SehatFresh.com – Tidak hanya berlaku bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan, tetapi semua orang ternyata juga harus mengatur menu makanan sehari-hari. Terlalu banyak makan dapat menyebabkan kelebihan berat badan. Begitu pula sebaliknya, terlalu sedikit makan dapat menyebabkan kekurangan gizi. Remaja saat ini dihadapkan dengan banyak pilihan terutama yang berhubungan dengan apa yang mereka makan. Ketika jajan di sekolah, remaja cenderung memilih jajanan dengan kandungan gula, lemak jenuh dan kalori tinggi. Selain itu, mereka juga cenderung kekurangan asupan buah-buahan, sayuran, produk susu dan biji-bijian. Oleh karena itu, mendorong pilihan yang sehat dalam batas kalori yang disarankan adalah penting untuk remaja demi kesehatan masa depannya.

Faktor internal dan eksternal seringkali mendorong remaja untuk makan lebih banyak. Ledakan pertumbuhan yang cepat dapat meningkatkan rasa lapar secara berulang-ulang. Tekanan teman sebaya dan pengaruh media di sekitarnya juga dapat berdampak pilihan makanan di sekitarnya. Secara keseluruhan, kebutuhan energi remaja lebih tinggi daripada anak-anak dan orang dewasa.

Tingkat kalori yang direkomendasikan bervariasi berdasarkan usia, jenis kelamin dan tingkat aktifitas dari remaja itu sendiri. Menurut jurnal Dietary Guidelines for Americans, remaja laki-laki antara usia 9 dan 18 tahun memerlukan asupan kalori berkisar dari 1.600 hingga 3.200 setiap hari. Pada anak laki-laki yang lebih muda dengan aktifitas kurang aktif memiliki kebutuhan kalori terendah, sementara yang lebih tua dengan aktifitas yang lebih aktif memiliki kebutuhan energi yang lebih tinggi.

Remaja perempuan cenderung membutuhkan kalori lebih sedikit daripada anak laki-laki yang sebaya dengan mereka. Pada remaja perempuan, kebutuhan kalorinya berkisar antara 1.400 dan 2.400 kalori setiap hari. Semakin muda dan semakin sedikit tingkat keaktifannya, semakin sedikit pula kalori yang ia butuhkan. Remaja perempuan antara usia 9 dan 18 yang kurang aktif mungkin hanya perlu 1.400 kalori. Namun, remaja yang lebih tua dengan aktifiitas yang lebih aktif membutuhkan hingga 2.400 kalori setiap harinya.

Pada dasarnya, pembatasan kalori dengan cermat atau jenis makanan tertentu harus dilakukan dengan proporsional yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Kelebihan atau kekurangan nutrisi dalam jenis dan jumlah yang tepat dapat mengganggu pertumbuhan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, pola makan harus dilakukan secara benar dan aman, yaitu dengan cara menjaga pola makan yang sehat dan seimbang. Orang tua perlu mendorong putra-putrinya untuk membiasakan gaya hidup sehat. Orang tua perlu mendukung dan mendorong remaja mereka untuk tetap mempertahankan pilihan sehat mereka, terlepas dari tujuan berat badan mereka.

Sumber gambar : www.skanaa.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY