Cara Kerja Pil KB (Keluarga Berencana)

www.sehatFresh.com

SehatFresh.com – Setiap pasangan yang sudah menikah tentunya ingin memiliki keturunan. Dibalik itu semua, sebagai wanita modern Anda pasti tahu pentingnya Keluarga Berencana (KB). Anda bisa saja termasuk salah satu di antara 70 juta wanita di seluruh dunia yang meminum pil KB setiap harinya. Pil KB memang menjadi salah satu metode KB paling efektif dan paling banyak diteliti.

Pil kontrasepsi atau pil KB mulai dipasarkan secara luas di Amerika Serikat pada tahun 1960. Pil KB kini tercatat digunakan lebih dari 100 juta wanita di dunia. Tidak dipungkiri masih banyak wanita ragu menggunakan pil KB, karena banyaknya mitos mengenai efek pil KB yang beredar.

Kebanyakan pil kontrasepsi saat ini adalah pil kontrasepsi kombinasi yang mengandung dua jenis hormon, estrogen dan progestin dalam dosis rendah menyerupai hormon estrogen dan progestin asli pada tubuh wanita. Estrogen dan progesteron merupakan dua hormon yang mengatur siklus menstruasi. Efeknya, tubuh akan berpikir seakan dalam keadaan hamil, meskipun tingkat hormon lebih rendah ketika mengonsumsi pil dibandingkan selama kehamilan.

Pil kontrasepsi oral kombinasi bisa dikatakan menjadi metode yang dapat diandalkan untuk mencegah kehamilan, karena memiliki tingkat kegagalan kurang dari satu dari 100 wanita. Pasalnya, angka ini lebih baik, jika dibandingkan dengan suntik (0,3%) dan kondom (3%).

Pil KB dibagi dua, yaitu pil KB kombinasi dan progesteron. Cara kerja kedua pil KB ini berbeda, berikut adalah masing-masing cara kerja dari kedua jenis pil KB di atas:

Pil KB kombinasi atau Combined Oral Contraceptives (COC) pil ini mengandung dua jenis hormon wanita yaitu estrogen dan progesteron. Berikut merupakan mekanisme kerja untuk mencegah kehamilan, yaitu:

  • Mencegah pematangan dan pelepasan sel telur. Cara kerja dari pil KB ini adalah mengatur hormon, sehingga proses ovulasi atau pematangan sel telur bisa dicegah.
  • Mengentalkan lendir leher rahim, sehingga sperma akan sulit mencapai sel telur.
  • Membuat dinding rongga rahim tidak siap untuk menerima dan menghidupi hasil pembuahan.

Pil KB progesteron, Mini Pill, atau Progesterone Only Pill (POP) hanya berisi progesteron, dengan cara kerja:

  • Mengentalkan cairan leher rahim dan membuat kondisi rahim tidak menguntungkan bagi hasil pembuahan.

Begitulah cara kerja dari pil KB. Anda kini telah mengetahui cara pil KB bekerja, sehingga Anda tidak akan merasa was-was saat mengonsumsinya. KB merupakan salah satu program pemerintah untuk menekan pertumbuhan jumlah  penduduk. KB menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memberikan fasilitas terbaik untuk Anda. Jangan ragu untuk menggunakan pil KB sebagai cara menunda kehamilan Anda.

Hati-hati bagi wanita berusia di atas 35 tahun dan perokok berat atau mengonsumsi obat-obatan yang mengganggu enzim hati. Mereka tidak disarankan mengonsumsi pil kontrasepsi, karena risikonya akan lebih besar daripada manfaat yang akan diterima.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY