Cara Melatih Bayi Berjalan

SehatFresh.com – Proses berjalan mulai dari merangkak, duduk, melangkah berjalan sampai berlari adalah momen yang luar biasa. Umumnya, bayi mulai bisa berjalan antara usia 11 sampai 18 bulan. Tidak jarang banyak orang tua yang khawatir dan membandingkan anak mereka dengan anak-anak lain yang sebaya ketika bayi mereka yang berusia satu tahun belum menunjukkan tanda-tanda mampu berjalan. Hal ini sebenarnya tidak perlu dicemaskan. Pasalnya, selama sudah dipastikan bahwa tidak ada gangguan saraf atau kelainan otot, anak pasti akan bisa berjalan.

Bila sudah berusia satu tahun belum bisa berjalan, mungkin ini karena anak tidak mendapat ruang gerak yang luas dan kebebasan untuk memaksimalkan berbagai kemampuannya. Kurangnya pemberian stimulasi pada anak untuk aktif bergerak bisa terjadi akibat terlalu banyak digendong atau berada di kereta bayi sehingga menyebabkan keterlambatan. Dalam hal ini, orang tua perlu membimbing agar anak bisa melalui setiap tahapan perkembangannya dengan baik. Dalam tahap awal perkembangan, bayi akan berjalan dengan tertatih. Orang tua perlu menciptakan lingkungan yang aman bagi si kecil.

Karena keseimbangannya belum sempurna, sebagian bayi berdiri dan berjalan merambat sambil berpegangan pada Anda atau perabot rumah tangga untuk menyangga berat badannya. Maka dari itu, jangan pernah membiarkan anak belajar berjalan sendirian tanpa pengawasan. Hal ini penting untuk menjaga buah hati agar tidak terluka atau terkena benda-benda yang berbahaya. Pastikan pula lantai rumah juga tidak licin. Buatlah suasana rumah seaman mungkin, singkirkan barang-barang tajam dan berbahan gelas yang bisa membahayakan dari jangkauan si kecil.

Meletakkan mainan favorit anak pada jarak tertentu juga dapat menjadi stimulus yang baik ketika anak belajar berjalan. Ketika belajar berjalan di dalam rumah, biarkan kaki bayi tanpa alas kaki seperti kaus kaki atau sepatu agar kakinya dapat bergerak bebas dan meningkatkan kepekaan kakinya. Senyuman, pujian, serta pelukan dapat dirasakan oleh anak sebagai sebuah penyemangat. Jangan terlalu memaksa melatih anak agar bisa cepat berjalan, karena mungkin anak memang belum siap untuk berjalan. Memaksanya berjalan justru bisa membahayakan otot-otot kakinya. Bila Anda cemas akan hal ini, lebih baik minta saran dokter.

Tidak disarankan melatih anak belajar berjalan menggunakan baby walker. Pasalnya, alat ini justru dapat menganggu perkembangan otot-otot kaki. Karena telapak kaki tidak menapak dengan baik, maka anak akan cenderung jinjit. Selain itu, alat ini bisa berisiko membuat anak terjungkal. Kecelakaan seperti ini bisa fatal akibatnya bagi anak.

Sumber gambar : www.merries.co.id

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY