Berkeringat pada Saat Hamil

SehatFresh.com – Saat hamil, banyak perubahan yang terjadi sehingga terkadang menimbulkan rasa tidak nyaman, salah satunya tubuh menjadi mudah berkeringat. Berkeringat pada saat hamil merupakan hal yang umum terjadi. Hal ini dikarenakan peningkatan kadar hormon dan aliran darah saat hamil memicu kenaikan temperatur tubuh dan menjadi penyebab mudah berkeringat sebagai mekanisme pendinginan tubuh. Keringat berlebih ini terkadang membuat ibu hamil terbangun di malam hari, dan mendapati bajunya basah karena keringat, bahkan sprei dan bantal juga basah. Kondisi ini dikenal dengan istilah medis “nocturnal hyperhydrosis”. Keringat berlebihan tersebut berasal dari berbagai kelenjar keringat di dalam tubuh.

Keringat berlebih biasanya menjadi semakin parah pada trimester pertama, trimester ketiga, dan setelah persalinan, di mana kadar hormon sedang pada puncaknya. Kondisi ini biasanya mulai mereda dengan sendirinya ketika kadar hormon sudah stabil, yaitu setelah persalinan (biasanya beberapa bulan setelah persalinan). Saat hamil, metabolisme dalam tubuh juga mengalami peningkatan sebagai upaya memenuhi kebutuhan akan perkembangan janin. Peningkatan ini didukung dengan adanya perubahan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, serta berbagai hormon yang menyertainya.

Mengeluarkan keringat berlebih saat hamil bisa menjadi suatu kondisi yang tidak menyenangkan, karena menimbulkan rasa pengap. Beberapa tips di bawah ini mungkin bisa membantu membuat ibu merasa lebih nyaman saat menjalani kehamilan :

  • Cukupi kebutuhan cairan

Banyak berkeringat membuat tubuh kehilangan banyak air, sehingga bisa menyebabkan tubuh menjadi mudah lemas. Untuk mengatasinya, perbanyaklah minum air putih. Bawalah botol air kemana ibu pergi, dan minumlah setiap kali merasa haus. Buah atau sayuran dengan kadar air tinggi dan jus buah alami tanpa gula juga bisa menambah cairan tubuh, selain mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh.

  • Hindari paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari dapat meningkatkan suhu tubuh sehingga tubuh menjadi lebih banyak berkeringat. Tetaplah berada di ruangan yang sejuk ketika cuaca sedang terik-teriknya. Bila terpaksa keluar rumah, gunakanlah pelindung seperti topi atau payung.

  • Kenakan pakaian yang longgar

Kenakan pakaian longgar dan pilih bahan pakaian dari serat alami guna memudahkan kulit untuk bernapas.

  • Gunakan bedak tabur

Bedak tabur atau talc cukup efektif untuk menyerap keringat atau kelembapan berlebih pada kulit akibat keringat. Bedak tabur juga dapat membantu mencegah ruam kulit yang bisa muncul akibat keringat berlebih.

Sumber gambar : gigisusu.net

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY