Cari Tahu Penyebab Anak Pilih-pilh Makanan atau Picky Eater

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Orangtua harus mencari tahu apa yang menyebabkan buah hatinya memilih-milih makanan atau picky eater. Sebenarnya terdapat banyak faktor yang bisa mempengaruhi anak menjadi picky eater. Faktor-faktor tersebut bisa berasal dari dalam diri anak, namun juga bisa dari lingkungan. Lantas apa saja faktor yang menyebabkan anak picky eater?

Anak picky eater akibat mengidap penyakit organik

Anak yang mengalami gangguan pada organ tubuhnya, bisa mempunyai gangguan pada nafsu makan. Penyakit organik itu seperti sariawan, gigi berlubang, sakit perut, demam, atau sakit kepala. Alhasil orangtua harus segera mengecek kondisi fisik anak guna memastikan penyebab timbulnya picky eater.

Anak picky eater akibat ego dari orangtua

Munculnya picky eater pada anak juga bisa diakibatkan dari keegoisan orangtua dalam menentukan pola makan. Terkadang orangtua memaksa anaknya untuk makan dalam jumlah banyak, tanpa memperdulikan kondisi anak. Tentu saja situasi ini bisa membuat anak enggan memilih makanan lain, selain yang disukainya.

Anak picky eater akibat hiperaktif 

Kasus seperti ini sering juga ditemui, yaitu anak yang lupa atau tidak tertarik untuk makan. Ketidaktertarikan anak untuk makan karena aktif bergerak dan lebih senang bermain. Para ahli mengistilahkan kondisi anak seperti itu infantile anorexia atau anak yang tidak pernah merasa lapar. Kasus tersebut umumnya terjadi ketika masa transisi atau ketika anak beranjak dari masa disuapi ke masa makan sendiri, antara usia 1 hingga 4 tahun.

Anak picky eater akibat mengalami masalah psikologis

Masalah psikologis yang dialami anak dapat mengganggu aktivitas  makan sehari-hari. Penyebab gangguan psikologis ini seperti pola asuh yang keras, suasana rumah yang tidak nyaman, kurangnya perhatian orangtua baik, hingga hubungan kedua orangtua yang tidak harmonis.

Anak picky eater akibat gangguan sensori

Anak yang mengalami gangguan sensori bisa mempengaruhi pola makannya. Dampaknya anak tidak mau makan dengan alasan tekstur, rasa, bau hingga penampilan makanan yang kurang menarik. Anak akhirnya hanya mau mengkonsumsi makanan yang disukainya. Ciri-ciri anak yang mengalami masalah sensori antara lain tidak suka mendengar kebisingan, segera bereaksi jika telapak kakinya menginjak sesuatu, dan cemas bila diminta mengkonsumsi makanan yang tidak digemari.

Anak picky eater akibat sakit kolik 

Sakit kolik umumnya diderita bayi yang baru berumur 2 hingga 4 minggu. Gejala penyakit ini antara lain nangis berkepanjangan, lutut ditekuk ke arah perut, rewel hingga terlihat kesakitan. Penyebab penyakit kolik sampai kini tidak diketahui secara pasti. Namun bila kolik menyerang, maka bisa dipastikan bayi akan sulit medapatkan asupan.

Anak picky eater akibat trauma mengkonsumsi makanan baru

Pada kondisi tertentu anak bisa saja menolak sambil menangis keras ketika diperintah untuk mengkonsumsi makanan baru. Gangguan tersebut juga diistilahkan  posttraumatic feeding disorder, yang bisa saja terjadi akibat pengalaman masa lalu. Pengalaman masa lalu yang bisa menyebabkan anak trauma misalnya pernah dicekoki, pernah tersedak, atau pernah muntah ketika diberi makan tersebut. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here