Beberapa Tipe Skoliosis dan Penyebabnya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Skoliosis merupakan gangguan kesehatan yang biasanya ditandai dengan tulang belakang melengkung atau abnormal. Pada penderita skoliosis terdapat penyimpangan dari sumsum tulang belakang. Tulang yang normal seharusnya berada pada lokasi garis tengah, namun mengalami kelainan sehingga berbentuk S atau C.

Beberapa jenis tipe skoliosis

Skoliosis dapat dibedakan menjadi beberapa tipe. Pembagian tipe itu bisa didasarkan pada usia, saat munculnya skoliosis, hingga penyebab terjadinya skoliosis. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut penjelasannya.

  • Skoliosis bawaan. Ini merupakan kondisi yang langka terjadi, dimana kelainan pada tulang sudah muncul saat janin masih berada di dalam rahim. Skoliosis tersebut kemudian terlihat ketika bayi dilahirkan.
  • Skoliosis idiopatik. Ini merupakan kelainan yang paling sering terjadi atau dialami remaja. Skoliosis idiopatik dapat dibagi menjadi tiga kategori, yakni:
  1. Skoliosis yang dialami oleh anak di bawah usia 3 tahun (infantile).
  2. Skoliosis yang dialami oleh remaja.
  3. Skoliosis yang dialami orang dewasa. Namun berbeda dengan idiopatik yang dialami anak dan remaja, skoliosis pada orang dewasa umumnya diakibatkan oleh beberapa hal. Misalnya saja menurunnya fungsi cakram, arthritis, lemahnya ligamen tulang belakang, hingga pengeroposan tulang.
  • Skoliosis sekunder. Ini terjadi sebagai akibat dari penyakit lain.

Penyebab skoliosis berdasarkan tipe-tipenya

Gejala umum yang paling jelas terlihat dari penyakit skoliosis adalah tulang belakang yang melengkung. Hal tersebut biasanya tidak menimbulkan rasa sakit yang berlebihan, sekaligus terjadi secara perlahan-lahan dari waktu ke waktu. Alhasil banyak remaja atau orangtua yang tidak mengetahui kejadian awal ini.

Pada sebagian kasus, skoliosis bisa menyebabkan satu bahu terlihat lebih rendah dari sisi yang lain. Satu kaki bahkan bisa terlihat lebih tinggi dari sisi yang lain. Satu sisi tulang rusuk juga bisa menonjol, akibat perputaran dada.

Penyebab terjadinya skoliosis juga bisa berbeda, tergantung dari tipenya masing-masing. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini secara khusus penyebab terjadinya skoliosis berdasarkan tipenya masing-masing.

  1. Skoliosis idiopatik merupakan jenis yang paling umum muncul. Hanya saja penyebab dari skoliosis ini tidak diketahui secara pasti. Namun demikian beberapa faktor yang diduga memberikan pengaruh munculnya skoliosis idiopatik adalah faktor genetika, khususnya gen CHD7.
  2. Skoliosis bawaan diyakini penyebabnya akibat kelainan yang sudah terjadi saat janin berada di dalam kandungan. Kondisi tersebut membuat janin mengalami cacat pada tulang belakang. Tulang belakang janin tidak berhasil untuk terbentuk, sehingga menjadi abnormal.
  3. Skoliosis sekunder bisa diakibatkan oleh penyakit-penyakit yang menyebabkan kurangnya dukungan dalam perkembangan tulang belakang. Kondisi ini bisa menimbulkan tekanan yang tidak sama pada sumsum tulang belakang. Umumnya skoliosis sekunder terjadi akibat gangguan saraf otot seperti polio, cerebral palsy, cacat tabung saraf, hingga distrofi otot. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here