Kebiasaan Buruk Menggunakan Celana Dalam yang Mengundang Penyakit

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pakaian menjadi kebutuhan pokok manusia, selain makanan dan tempat tinggal. Manusia memerlukan pakaian guna melindungi dan menutup tubuh. Namun seiring berjalannya waktu, pakaian juga dimanfaatkan sebagai simbol status sosial seseorang.

Salah satu manfaat utama pakaian adalah melindungi pemakainya agar merasa nyaman. Dalam cuaca yang panas, pakaian memberikan perlindungan dari sinar matahari. Sementara itu ketika cuaca dingin, pakaian akan melindungi tubuh dari angin.

Pakaian memiliki kedudukan sebagai pelindung dari unsur-unsur eksternal yang merusak. Misalnya saja debu, hujan, salju, angin, asap, sinar matahari dan lain sebagainya. Selain itu pakaian juga mengurangi tingkat risiko kecelakaan selama beraktivitas seperti olahrga atau bekerja.

Khusus untuk bagian kewanitaan, keberadaan pakaian dalam benar-benar menjadi penting. Wanita harus selalu menjaga kesehatan dan kebersihan organ intim, yang salah satunya terkait kebersihan celana dalam. Namun sayangnya masih sering dijumpai kebiasaan-kebiasaan buruk dalam memakai celana, sehingga mengakibatkan masalah pada bagian kewanitaan. Apa saja kebiasaan buruk tersebut?

Wanita memakai celana dalam lebih dari satu hari

Ada sebagian wanita yang rupanya malas mengganti pakaian dalam. Hal itu karena wanita merasa tidak banyak melakukan aktivitas, sehingga tidak berkeringat. Kondisi tersebut membuat wanita itu tidak menggangi celana dalam, meskipun sudah lebih dari satu hari. Kebiasaan buruk itu akan menyebabkan Miss V menjadi lembap dan kotor. Alhasil Miss V bisa menjadi tempat terbaik berkembangnya jamur dan bakteri.

Wanita memilih kain yang salah untuk celana dalam

Wanita disarankan untuk menghindari celana dalam dengan bahan silk, renda, atau bahan lain yang tak bisa menyerap keringat. Pilih bahan celana dengan kain katun, halus, mudah melar, dan mudah menyerap keringat. Pilih celana dalam yang dapat membuat organ intim mudah “bernafas”.

Wanita bingung harus berapa kali mencuci celana dalam

Biasakan untuk mencuci celana dalam setiap kali pemakaian. Celana dalam sebaiknya tidak digunakan lebih dari sekali. Hal tersebut akan berisiko menyebabkan jamur, bakteri, atau infeksi. Kondisi tersebut tentu akan menyebabkan masalah pada organ intim.

Wanita memilih ukuran celana dalam yang salah

Jika harus memilih, lebih baik menggunakan celana dalam yang kebesaran dibanding kekecilan. Celana dalam yang kekecilan juga dapat menyebabkan tubuh menjadi sesak, sehingga Miss V sulit bernafas. Lemak pada perut juga akan muncul, sehingga membuat buncit. Celana dalam yang terlalu ketat juga dapat menyebabkan area miss V terlalu lembap, sehingga dapat mengundang bakteri.

Wanita perlu menghindari pewangi saat mencuci celana dalam

Dianjurkan bagi wanita untuk mencuci celana dalam dengan deterjen biasa, tanpa merendam dengan pewangi. Hal itu dikarenakan bahan pewangi dapat mengganggu pH Miss V, sehingga mengakibatkan kulit menjadi iritasi. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here