Ketahui Aromaterapi Dapat Menjadi Antidepresan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Aromaterapi sangat umum digunakan untuk menghilangkan perasaan depresi, karena efek sampingnya lebih ringan daripada antidepresan farmasi. Aromaterapi berguna untuk pengobatan, psikiater juga tetap diperlukan untuk menilai apakah depresi masih berlanjut atau memburuk.

Meskipun ada banyak kombinasi minyak aromaterapi yang telah teruji dan digunakan di seluruh dunia, namun tidak semua disetujui atau direkomendasikan oleh dokter. Namun, hal ini tidak berarti tidak sah atau efektif, yang perlu Anda perhatikan adalah reaksinya setiap kali Anda menggunakan aromaterapi.

Jika mengalami depresi, jangan mengandalkan aromaterapi sendiri untuk mengobatinya. Sebagai gantinya, pertimbangkan untuk menambahkan aromaterapi ke rencana perawatan Anda yang lebih besar. Menggunakan aromaterapi di samping perawatan lainnya dapat membantu meningkatkan mood Anda dan menghilangkan stres.

Aromaterapi adalah penggunaan minyak essensial konsentrasi tinggi yang diekstraksi dari tumbuh-tumbuhan dan diberikan melalui massage, inhalasi, dicampur ke dalam air mandi, untuk kompres melalui membran mukosa dalam bentuk perisarium atau supositoria dan terkadang dalam bentuk murni.

Meskipun aroma memegang peranan penting dalam mempengaruhi alam perasaan, sebenarnya zat kimia yang terkandung dalam berbagai jenis minyak yang bekerja secara farmakologis. Kerjanya dapat ditingkatkan dengan jenis metode pemberiannya, terutama massage. Berikut minyak esensial  terbaik untuk mengatasi depresi:

  1. Bergamot

Bergamot oil (minyak jeruk purut) adalah antidepresan kuat karena memiliki sifat stimulan. Bergamot dapat menciptakan perasaan sukacita, kesegaran dan energi dengan meningkatkan sirkulasi darah. Minyak esensial ini juga menunjukkan kemampuan sebagai obat alami untuk kegelisahan.

Studi yang telah dilakukan menyimpulkan bahwa menerapkan campuran minyak esensial yang memasukkan bergamot mampu mengurangi depresi. Penelitian dilakukan dengan menganalisa tekanan darah, denyut nadi, frekuensi pernapasan dan suhu kulit. Selain itu, peserta penelitian harus menilai kondisi emosional mereka dalam hal relaksasi, kekuatan, ketenangan, perhatian, suasana hati dan kewaspadaan.

  1. Rosemary

Minyak rosemary berkhasiat sebagai antidepresan dan membuat fungsi otak lebih aktif. Minyak ini juga bekerja sebagai analgesik yang meredakan rasa sakit, otot kram, sakit kepala dan migrain. Sebagai antiseptik, rosemary bisa mengatasi infeksi ringan pada liver maupun sistem pencernaan.

Minyak rosemary juga merupakan solusi alami untuk berbagai masalah rambut. Mulai dari mencegah rambut rontok, menyehatkan kulit kepala dan rambut, menstimulasi sirkulasi darah agar rambut tumbuh lebih subur juga mengatasi kulit kusam.

  1. Lavender

Minyak lavender mampu meningkatkan suasana hati (mood) dan telah lama digunakan untuk melawan depresi. Minyak yang berasal dari ekstrak bunga berwarna ungu ini merupakan salah satu minyak esensial yang paling populer, baik karena fungsi penyembuhnya maupun relaksasi.

  1. Ylang Ylang

Minyak essensial ylang ylang (minyak kenanga) memiliki manfaat luar biasa untuk mencegah depresi dan emosi negatif yang terkait dengan depresi. Menghirup uap ylang ylang oil memiliki efek positif pada suasana hati dan bertindak seperti obat untuk depresi ringan. Penelitian menunjukkan ylang ylang oil membantu melepaskan emosi negatif seperti marah, rendah diri dan bahkan cemburu. (KKM)


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here