Membedakan Antara Libido Tinggi dengan Gangguan Kecanduan Seks

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pernahkah terpikir diantara kita, bagaimana wanita menyikapi kehidupan seksualnya? Atau apakah wanita juga memiliki libido seks yang tinggi di bandingkan dengan kaum pria? Mungkin hal ini masih sangat awam dan terkadang kurang familiar di tengah kita. Namun sejatinya wanita pun memiliki libido dan hasrat seksual yang sama seperti kaum pria juga loh.

Berikut ini akan di bahas tentang perbedaan antara libido seksual yang tinggi dengan gangguan kecanduan seksual atau nymphomania. Gangguan nymphomania atau lebih dikenal dengan hyperseks pada wanita memang dianggap luar biasa karena penderitanya adalah wanita. Nymphomania di indonesia memang masih tergolong langka terjadi.

Banyak kesalahpahaman yang terjadi dimana orang menganggap bahwa seseorang pria atau wanita yang “doyan” melakukan aktifitas seksual dengan pasangannya dianggap sebagai orang yang hyperseks. Padahal hyperseks dengan mereka yang kebetulan memiliki libido yang tinggi sangatlah berbeda.

Terdapat perbedaan yang mencolok antara penderita nymphomania (hyperseks) dengan seseorang yang memiliki gairah (libido) seksual yang tinggi. Perbedaan tersebut diantaranya yaitu;

  1. Kesadaran

Perbedaan mencolok yang pertama adalah dari kesadaran dalam melakukan aktivitas seksual. Orang yang memiliki libido tinggi biasanya memiliki kesadaran dan mampu mengendalikan dorongan hasrat seksual dengan pasangannya.

Sementara para penderita nymphomania, memiliki dorongan yang sangat kuat tanpa mampu di bendung lagi oleh para penderitanya. Hal ini seperti yang dikatakan oleh dokter L Tobing, seorang psikiater dan juga sekaligus sex educator, dimana nymphomania ini merupakan suatu keinginan dan juga kebutuhan yang amat kuat di dalam diri seorang wanita untuk melakukan hubungan seksual yang tak terkontrol.

  1. Pemilihan Pasangan

Perbedaan yang kedua antara orang yang bergairah seksual tinggi dengan nymphomania adalah pemilihan pasangan. Walaupun hasrat seksualnya tengah bergejolak namun para wanita normal masih akan pilih-pilih pasangan yang akan di ajaknya berhubungan intim. Sementara penderita nymphomania, dengan semua jenis pria pun tak akan sungkan dan menolak. Asal ia berjenis kelamin pria, hasrat seksualnya pun akan memuncak dan sulit terbendung untuk berhubungan.

  1. Kontrol

Kontrol diri menjadi bagian penting seorang wanita dalam berhubungan seksual. Meskipun libido seorang wanita tengah bergelora, namun mereka masih memiliki control yang baik dalam meredam hasrat seksual mereka. Sementara bagi wanita penderita nymphomania, akan sangat sulit untuk mengontrol keinginan mereka dalam bercinta.

  1. Agresifitas Dalam Bercinta

Hal keempat yang menjadi pembeda antara wanita normal yang memiliki libido tinggi dengan penderita nymphomania adalah agresifitas dalam bercinta. Keagrsifan wanita normal lebih cendrung normal, bahkan seringkali pasif dalam aktivitas berhubungan dengan pasangan. Namun bagi para penderita nymphomania, mereka justru angresif dalam menguasai permainan di ranjang bersama pasangannya.

Itulah beberapa hal yang menjadi pembeda antara wanita normal yang hanya sebatas memiliki libido tinggi dengan wanita yang mengalami nymphomania.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here