Mengenali Gejala Umum Kelelahan Adrenal

SehatFresh.com – Kelenjar adrenal adalah dua organ seukuran buah kenari yang terletak di atas ginjal. Kelenjar ini menghasilkan adrenalin, kortisol, aldosteron, estrogen dan testosteron. Hormon-hormon adrenal tersebut berfungsi untuk mempertahankan beberapa fungsi tubuh seperti menjaga kesehatan jantung, mengatur sistem kekebalan tubuh dan membantu tubuh merespon stres. Stres fisik, emosional atau lingkungan dapat menyebabkan adrenal menjadi lelah dan kurang aktif. Kondisi sering disebut kelelahan adrenal. Ketika ini terjadi, produksi hormon mengalami penurunan sehingga memicu sejumlah masalah kesehatan.

  • Kelelahan fisik ekstrim

Tanda paling umum dari kelelahan adrenal adalah kelelahan fisik yang ekstrim, tidak peduli seberapa lama Anda tidur atau istirahat. Kelelahan adrenal juga menyebabkan kelelahan mental, serta menurunnya konsentrasi dan memori. Karena adrenal memproduksi hormon yang berperan dalam menstabilkan suasana hati, kelelahan adrenal juga terkait dengan perubahan suasana hati parah, depresi, kecemasan atau kekhawatiran yang berlebihan.

  • Pusing

Orang dengan kelelahan adrenal sering mengalami pusing atau pening saat berdiri. Hal ini terjadi karena kelenjar adrenal tidak bisa menghasilkan cukup adrenalin untuk menormalkan tekanan darah dalam tubuh ketika duduk atau berbaring kemudian berdiri.

  • Ngidam makanan manis

Tanda umum lainnnya dari kelelahan adrenal adalah ngidam berat ingin makanan manis.  Orang dengan kelelahana adrenal mungkin bergantung pada makanan manis untuk tetap berenergi. Namun, gula yang berlebihan memicu peradangan sehingga bisa memperpanjang dan memburuk gejalanya. Beberapa orang mungkin mengalami kenaikan berat badan karena konsumsi gula berlebihan. Selain itu, banyak orang dengan kelelahan adrenal mengalami perlambatan metabolisme yang menyebabkan kenaikan berat badan atau membuat sulit untuk menurunkan berat badan.

  • Libido rendah

Karena adrenal juga memproduksi hormon seks seperti estrogen dan testosteron, kelelahan adrenal juga terkait dengan libido yang rendah pada pria dan wanita. Wanita dengan kelelahan adrenal mungkin juga mengalami PMS atau menopause yang parah.

MayoClinic.com menjelaskan bahwa kelelahan adrenal adalah sekumpulan gejala terkait gangguan kelenjar adrenal. Namun, diagnosis kelelahan adrenal bukan kondisi yang diakui secara medis. Kelelahan adrenal adalah gejala yang sering disertai dengan kelemahan, nyeri tubuh dan gangguan pencernaan. Pada kasus yang parah, intervensi medis untuk masalah ini diperlukan.

Pola hidup sehat adalah yang paling efektif dalam mencegah gangguan kesehatan apa pun. Kebiasaan makan yang buruk meningkatkan risiko tubuh merasa lelah. Untuk mengatasi kelelahan, penting untuk menerapkan pola makan gizi seimbang, tidak merokok dan hindari alkohol. Penting juga untuk belajar manajemen stres yang baik. Stres sehari-hari adalah bagian dari kehidupan dan tak terhindarkan. Cleveland Clinic menyarankan mengelola stres dengan berlatih metode relaksasi seperti meditasi, yoga atau latihan aerobik. Karena kurang tidur menyebabkan ketidakseimbangan hormon kortisol dan akhirnya mengarah pada stres, maka cobalah tidur pada waktu yang sama setiap malam dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.

Sumber gambar : id.wikihow.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY