Menopause Dini Tingkatkan Risiko Sakit Jantung

Older woman holding young mask

SehatFresh.com – Gejala menopause umumnya berbeda untuk setiap wanita. Menopause terjadi ketika ovarium berhenti untuk membuat estrogen dan siklus menstruasi berhenti. Bagi kebanyakan wanita, ini adalah proses bertahap yang mungkin dimulai beberapa tahun sebelum periode menstruasi terakhir. Bagi wanita lainnya, produksi estrogen berhenti lebih cepat ketika ovarium diangkat atau jika wanita tersebut melakukan kemoterapi untuk jenis kanker tertentu. Sementara rata-rata wanita mencapai menopause pada usia 51, beberapa wanita mengalami menopause pada awal 30-an atau akhir tahun 60-an.

Sebuah studi menyebutkan bahwa wanita yang indung telurnya diangkat sebelum masa menopause alami memiliki risiko lebih tinggi secara siginifikan terhadap penyakit jantung dan stroke. Penelitian lain menyatakan bahwa menopause dini akibat sebab apapun dapat meningkatkan risiko pengembangan penyakit kardiovaskular. Sebagian besar penelitian tersebut melibatkan wanita berkulit putih, sehingga ada pertanyaan apakah wanita dari etnis lain mungkin pada risiko yang sama. Untuk menjawab hal tersebut, studi dari Multiethnic Study of Atherosclerosis (MESA) menemukan bahwa semua wanita yang mengalami menopause dini memiliki risiko sakit jantung lebih tinggi.

Sementara itu, hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal “Menopause” telah melacak populasi etnis yang beragam lebih dari 2500 wanita (putih, hitam, Cina, dan Hispanik) selama enam sampai delapan tahun. Mereka yang telah mengalami menopause (baik secara alami atau pembedahan) sebelum usia 46, risiko untuk penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung dan stroke, lebih dari dua kali lipat dari wanita yang mengalami menopause di kemudian hari.

Sementara studi yang ada tidak membahas apa yang bisa dilakukan untuk membantu menurunkan risiko atau memperpanjang waktu menopause, ada beberapa faktor penting bahwa wanita harus mengambil langkah pencegahan guna meminimalkan risikonya. Pertama, perokok mencapai menopause rata-rata dua tahun lebih awal dari non-perokok, maka dari itu berhentilah merokok. Kedua, Anda harus berpikir dua kali jika Anda ingin ovarium Anda diangkat jika kondisinya sehat dan Anda berada pada risiko rendah untuk kanker ovarium. Dalam beberapa tahun terakhir, ovarium seringkali diangkat pada saat histerektomi, meskipun tidak ada yang salah dengan kondisinya. Dengan adanya penelitian mengenai keterkaitan menopause dini dan penyakit jantung ini, maka Anda kini tahu bahwa produksi estrogen secara residual yang dihasilkan oleh indung telur bisa menjadi pelindung untuk kesehatan jantung.

Sumber gambar : panduanhidupsehat.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY