Penanganan Eczema pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bayi dan anak-anak berisiko terkena penyakit eczema sekitar 20%. Penyakit eczema merupakan kondisi dimana kulit bayi menjadi merah, kering, meradang dan menimbulkan gatal.

Ekzema atau eksim, dalam bahasa medis disebut dermatitis atopi, adalah kelainan kulit yang biasanya muncul pada bayi atau anak-anak berusia sangat muda, dan dapat berlangsung sampai anak tersebut remaja atau dewasa.

Orang tua dengan ekzema cenderung mempunyai anak dengan ekzema juga. Pencetus seperti stres, alergi, dan berkeringat dapat memicu ekzema. Sebagian besar anak dengan ekzema menunjukkan gejala ekzema pada tahun pertama kehidupannya dan 90% menunjukkan gejala ekzema sebelum berusia 5 tahun.

Di Amerika Serikat, Eropa, Jepang, Australia, dan negara industri lain, ekzema terjadi pada 10-20% dari semua anak, sedangkan pada dewasa sebanyak 1-3%. Di negara agraris, misalnya Cina, Eropa Timur, dan Asia Tengah, angka kejadian penyakit ini jauh lebih rendah.

Wanita lebih banyak dari pria, yaitu 1,3:1. Dari anak yang terkena ekzema ini, hampir setengahnya akan terus berlanjut sampai berusia 5-15 tahun.

Lokasi Eczema pada bayi dan anak-anak kecil, biasanya terdapat pada muka, siku bagian luar, dan lutut. Pada anak yang lebih besar dan dewasa, ekzema biasanya terdapat pada tangan dan kaki, lengan, dan lutut bagian belakang.

Setiap anak dapat mengalami gejala yang berbeda. Berikut ini adalah gejala yang paling umum dari ekzema adalah kulit kering dan bersisik, gatal yang hilang timbul sepanjang hari, umumnya lebih gatal pada malam hari, kulit kemerahan dan bengkak, penebalan kulit, jika kulit digosok atau digaruk terlalu keras maka dapat melukai kulit dan menimbulkan infeksi.

Tujuan terapi adalah untuk mengurangi gatal dan bengkak, melembabkan kulit, dan mencegah infeksi. Salah satu penanganan yang bisa dilakukan saat ekzema anak kambuh, adalah dengan wet dressing atau kompres dingin. Kulit anak yang terkena ekzema dibeli salep cortisone dan moisturizer, lalu dibalut dengan handuk tipis yang basah. Setelah semua kulit dibalut, diamkan selama sekitar satu jam. Memang saat dibalut, anak bisa menangis. Namun, setelah 2-3 kali treatment, kulit anak bisa sembuh dan lembap, sehingga mencegah ekzema kembali datang. Selain penanganan diatas, ada juga penanganan lain yang dapat Anda lakukan, berikut ini adalah beberapa saran untuk penanganan eczema :

  • Menghindari kontak dengan zat yang mengiritasi kulit sesuai yang diberitahu oleh dokter anak Anda.
  • Memandikan anak Anda dengan dengan air dingin secara teratur. Setelah mandi kulit anak cukup ditepuk-tepuk dengan handuk sampai kering, jangan digosok baru setelah itu diberi pelembab untuk kulit minimal satu kali sehari ekzema dimulai dari kulit yang kering, jadi kelembapan kulit paling utama, merawat kebersihan kulit.
  • Jangan biarkan bayi kepanasan. Ini dilakukan untuk mencegah timbulnya keringat yang dapat mengiritasi kulit, yang bisa dilakukan dengan cara menjaga kamar anak agar dingin ketika malam hari hindari dan hindari penggunaan baju bertumpuk dan berlebihan, serta hindari bahan baju seperti kain wol, karena dapat memicu rasa gatal.
  • Jangan menggunakan sabun yang mengandung bahan kimia yang keras. Mintalah rekomendasi merek sabun dari dokter anak Anda.
  • Memastikan kuku anak tetap pendek. Penting memastikan kuku anak tetap pendek karena garukan dapat memicu infeksi
  • Cuci pakainan sebelum dipakai. Mencuci pakaian baru terlebih dahulu sebelum dipakai untuk membersihkan formaldehid atau bahan kimia tambahan, membilas dengan baik setelah mencuci pakaian dengan detergen
  • Bersihkan karpet, boneka, dsb. Karpet di rumah harus di bersihkan seminggu sekali untuk meminimalisir dust mite. Begitu juga boneka sebaiknya dicuci secara periodik.
  • Menggunakan krim kulit. Kini telah banyak krim yang dibuat untuk mengatasi ekzema pada bayi. Krim tersebut bebas dari pewangi, sehingga menjadi salah satu pengobatan terbaik untuk mengatasi ekzema pada bayi. Gunakan krim tersebut beberapa kali sehari terutama setelah mandi.
  • Hindari Anak menggaruk bagian yang gatal. Menggaruk adalah reaksi yang normal dilakukan bayi dengan rasa gatalnya. Memberinya sarung tangan akan mengurangi risiko infeksi lebih lanjut. Lakukan perawatan kebersihan tangan juga bisa mengatasi ekzema pada bayi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY