Pendapat Dokter Tentang Seks saat Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Setiap pasangan pasti tidak luput dengan kegiatan sehari-hari ini seperti hubungan seksual. Setiap hubungan seksual jika seorang wanita tidak menggunakan alat kontrasepsi pasti akan terjadi kehamilan. Pada masa kehamilan melakukan hubungan seks terasa menyenangkan karena terjadinya suatu peningkatan dalam lubrikasi vagina seiring dengan membengkaknya area organ intim dan banyak pasangan yang melakukan hubungan seks saat hamil terasa sangat menyenagkan.

Jika kehamilan anda tergolong normal dan tidak mengalami gangguan atau suatu komplikasi melakukan hubungan seksual saat hamil termasuk aktivitas yang aman. Meski demikian, ada beberapa hal yang harus anda ketahui. Pada perubahan kondisi tubuh diawal kehamilan seperti perubahan hormon, pengerasan payudara, mual dan naik turunnya emosi atau anda mudah merasakan kelelahan hal ini akan mengurangi hasrat anda untuk berhubungan seksual. Saat kandungan membesar, hasrat seksual mungkin akan  tetap turun karena anda akan mengalami beberapa keluhan saat kehamilan seperti sakit punggung dan bertambah berat badan yang dirasakan wanita. Akan tetapi ternyata banyak juga sebagian dari wanita yang menjadi meningkat hasrat untuk berhubungan seksualnya karena berkaitan dengan peningkatan produksi hormon.

Bagi suami maupun istri yang sedang berupaya untuk mendapatkan keturunan, dan melakukan hubungan seks untuk mengungkapkan perasaan cinta akan membuat suatu proses untuk memiliki bayi menjadi lebih menyenangkan dari pada melakukannya dengan tujuan agar istri tersebut segera hamil. Bahkantidak ada alasan bagi suami istri untuk tidak melakuakan hubungan seksual saat hamil. Institut Nasional Mutu Klinis (The National Instute for Clinical Excellence/ NICE) Inggris Raya mengatakan bahwa “hubungan seksual saat masa kehamilan tidak mengakibatkan dampak negatif” dengan pengecualian bagi anda yang mengalami suatu komplikasi kehamilan seperti persalinan prematur atau pendarahan pada masa kehamilan, suami istri tidak perlu mengubah aktifitas seksual mereka dan orgasme selama masa kehamilan tidak akan membahayakan calon buah hati anda (janin). Hal ini dikarenakan janin yang ada didalam kandungan dikelilingi oleh cairan ketuban dan otot-otot tebal pada rahim yang berfungsi untuk melindunginya. Jadi, hubungan seks saat masa kehamilan tidak akan berpengaruh terhadap calon buah hati anda.

Bahkan jika pada perkembangan selanjutnya anda mengalami komplikasi kehamilan dan dokter pasti akan menganjurkan suami dan istri tersebut berhenti untuk melakukan hubungan seksual saat hamil. Tetapi anda luangkan waktu untuk bermesraan dengan pasangan anda karena kemesraan bisa di lakukan dengan tindakan apa saja bukan hanya dengan hubungan intim. Dan sangat penting bagi suami istri untuk mengekspresikan rasa cintanya dan kasih sayangnya satu sama lain akan membuat perubahan psikologis ibu hamil merasa baik dan terbantu. Semoga bermanfaat. (NLT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here