Pengaruh Tingginya Kadar Hormon Testosteron pada Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Testosteron adalah kelompok hormon steroid, yaitu kelompok hormon yang memiliki rantai kimia inti dengan senyawa kimia. Sama seperti hormon estrogen dan progesteron, testosteron merupakan kelompok hormon yang dihasilkan dari kelenjar kelamin (gonad) yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan alat reproduksi pria atau wanita serta ciri seks sekunder..

Testosteron Pada Wanita

Sebagian besar orang masih beranggapan bahwa testosteron hanya terdapat pada laki-laki saja. Namun kenyataannya kaum hawa juga memiliki hormon ini. Dari manakah wanita mendapatkan hormon testosteron sedang wanita tak memiliki testis? Hal ini dapat terjadi akibat adanya hormon androgen yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal dan kelenjar kelamin (gonad pada pria), androgen di dalam tubuh terdapat dalam bentuk testosteron. Pada laki-laki kadar testosteron jauh lebih tinggi karena dihasilkan oleh dua kelenjar yaitu adrenal dan kelamin, sedangkan pada wanita hormon testosteron hanya berasal dari produksi kelenjar adrenal.

Pengaruh Testosteron Pada Wanita

  • Merangsang pertumbuhan seks sekunder

Pertumbuhan seks sekunder pada wanita diatur oleh hormon kelamin, progesteron dan estrogen. Namun, dalam pembentukan hormon-hormon ini membutuhkan hormon testosteron yang merupakan bahan atau prekursor pembentukan hormon pada wanita. Sehingga dapat dibayangkan, jika wanita tidak memiliki testosteron maka juga tidak dapat membentuk estrogen, dan jika tidak memiliki estrogen maka alat reproduksi wanita tidak akan berkembang, dan ciri seks sekunder pada wanita pun tidak akan tumbuh.

  • Dapat merangsang pertumbuhan rambut

Testosteron dapat merangsang pertumbuhan rambut di daerah tertentu seperti kumis, janggut, rambut kemaluan, ketiak, dan lain-lain. Testosteron juga merangsang tumbuhnya puting susu. Puting susu pada laki-laki akan lebih cepat tumbuh dibanding perempuan, karena kadar testosteron pada laki-laki jauh lebih tinggi.

  • Masalah Menstruasi

Menstruasi adalah suatu proses meluruhnya endometrium atau dinding rahim bersama dengan ovum yang tidak dibuahi. Peran estrogen dalam proses ovulasi, yaitu pelepasan sel telur yang telah matang dari ovarium dan estrogen akan mempersiapkan rahim untuk perkembangan janin dengan membangun dinding rahim (endometrium). Semua itu tidak akan terjadi jika wanita tidak memiliki testosteron di dalam tubuhnya.

Namun, bagi wanita dengan tingkat testosteron yang terlalu tinggi sering mengalami gangguan pada siklus menstruasi. Hal ini biasanya terjadi dengan ditandai adanya amenorrhea atau berhentinya menstruasi.

  • Virilisasi

Virilisasi merupakan indikasi tingginya tingkat testosteron yang terdapat dalam tubuh wanita. Gejala virilisasi termasuk pembesaran klitoris, atrofi payudara dan dampak efek samping lainnya. Kondisi ini sering dikaitkan dengan tumor pada ovarium atau kelenjar adrenal. Virilisasi juga mencakup peningkatan libido dan peningkatan massa otot.  apabila tidak segera diobati, dapat menyebabkan peningkatan risiko terkena penyakit jantung dan hipertensi. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here