Penyebab Hilangnya Gairah Seksual pada Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pembaca tentunya sudah banyak mengetahui jika gairah seksual merupakan salah satu pembentuk keharmonisan rumah tangga. Ada kalanya Pembaca wanita merasa kurang bergairah bercinta dengan pasangan. Sebenarnya apa penyebab hilangnya gairah seksual pada wanita?

Mengapa Gairah Seks Hilang?

Gairah seks wanita akan mengalami pasang-surut secara alami. Beberapa hal yang dapat mempengaruhinya ialah antara lain adanya kehamilan, menopause, dan penyakit. Pemicu hilangnya gairah seksual diantara lain:

Kondisi Fisik

  • Gaya Hidup. Gaya hidup atau kebiasaan merokok sangat berpengaruh dalam menurunkan gairah seksual karena aliran darah juga menurun. Minum minuman keras juga dapat mengurangi gairah seksual.
  • Pascaoperasi. Wanita yang sudah mengalami operasi ukuran bentuk payudara dan kelamin juga dapat mengubah gairah seksual wanita.
  • Kelelahan. Wanita yang beraktivitas padat juga sering merasa kurang bergairah saat bercinta karena tubuhnya lemah dan lelah.
  • Mengkonsumsi Obat-obatan. Obat tertentu juga dapat mengganggu gairah seksual, seperti antidepresan, obat penenang, dan obat antikejang.

Perubahan Hormon

  • Kadar Esterogen Rendah. Kadar esterogen rendah dapat memicu menopause atau kurangnya pelumas pada vagina sehingga saat berhubungan seks terasa sakit.
  • Gangguan kelenjar tiroid. Jika kelenjar tiroid tidak mampu menghasilkan hormon tiroid yang cukup sehingga mengalami penurunan gairah seksual.

Kondisi Psikologis

  • Kurangnya percaya diri
  • Stress akibat pekerjaan atau permasalahan pribadi.
  • Deperesi, kecemasan, dan gangguan mental.
  • Penganiyaan fisik masa lalu.
  • Pengalaman seksual yang tidak menyenangkan.
  • Merasa bentuk tubuh kurang baik

Mengidap Penyakit

  • Penyakit kanker juga menurunkan fungsi organ sehingga menurunkan gairah seksual.
  • Arthritis atau nyeri sendi dapat menurunkan gairah seksual karena timbulnya rasa nyeri pada tulang persendian saat melakukan hubungan seksual.
  • Penyakit diabetes atau kencing manis dapat membuat penderita merasa cemas sehingga tidak dapat memproduksi cairan pelumas vagina sehingga sulit mengalami orgasme.

Kurangnya atau hilangnya gairah seks pada wanita juga umum terjadi karena kurangnya pemanasan atau foreplay sebelum melakukan hubungan seksual. Akibatnya wanita kurang merespon kegiatan seksual. Kondisi setelah melahirkan juga seringkali membuat istri tidak memiliki gairah seksual. Hormone prolactin yang terbentuk pasca melahirkan dapat menghambat gairah seks wanita. Terlebih jika wanita sedang kondisi menyusui.

Waktu yang Baik untuk Bercinta

Jika wanita mengalami hilangnya gairah seksual, maka dapat memberikan ruang kepada pasangan untuk saling berkomunikasi dengan baik. Kenyamanan antar pasangan dapat membuat keduanya memiliki gairah seksual yang meningkat. Kemesraan diantara pasangan membuat terbukanya komunikasi mengenai hubungan seksual. Kuncinya ialah untuk saling pengertian agar kondisi rumah tangga tetap harmonis.

Demikian informasi mengenai penyebab terjadinya hilangnya gairah seksual pada wanita. Semoga Pembaca dapat mencegahnya jika terjadi tanda-tanda tersebut. (MLS).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here