Penyebab Mimisan Pada Remaja

0
1
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Mimisan atau epistaksin merupakan pendarahan yang keluar dari lubang hidung. Pendarahan yang keluar tersebut terjadi karena terlepasnya mukosa yang mengandung pembuluh darah kecil. Mimisan sering terjadi pada balita, anak-anak, remaja, dan juga orang dewasa.

Ketika seorang remaja mengalami mimisan, seringkali orang di sekitarnya merasa panik. Pada umumnya mimisan terjadi bukan karena penyakit serius. Akan tetapi, apabila mimisan terjadi secara terus-menerus maka hendaknya segera periksakan dokter. Berikut ini penyebab mimisan yang kerap kali terjadi pada seorang remaja.

  1. Membuang ingus terlalu keras. Ketika sedang flu dan tidak enak badan, biasanya tubuh akan merespon dengan bersin dan mengeluarkan ingus. Ingus yang muncul di hidung wajib dikeluarkan, namun terkadang beberapa orang membuang ingus terlalu keras, sehingga dapat menimbulkan mimisan.
  2. Terlalu dalam mengorek hidung. Mengorek hidung atau yang biasa dikenal dengan istilah mengupil sepertinya memang sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian orang. Namun perlu diperhatikan, karena kegiatan ini dapat berbahaya bagi hidung dan berpotensi menimbulkan gejala mimisan apabila terlalu dalam mengorek, terutama ketka Anda tidak sengaja melukai bagian dalam hidung.
  3. Salah satu faktor penyebab mimisan yang dialami oleh seseorang karena bentuk reaksi alergi terhadap sesuatu sehingga dapat menyebabkan pembuluh kapiler menjadi terbuka dan pada akhirnya dapat mengeluarkan darah dari lubang hidung.
  4. Cuaca panas. Pada saat cuaca panas, maka kelembaban menjadi berkurang dan akhirnya area hidung mengering. Area hidung yang mengering dapat memicu terjadinya mimisan, hal ini karena akan terjadi iritasi pada area hidung tersebut dan pada akhirnya pendarahan keluar.
  5. Tumor. Penyebab mimisan salah satunya dapat juga disebabkan karena tumor. Hal ini dapat terjadi apabila seseorang tersebut menderita tumor di rongga hidung yaitu angiofibroma. Tumor angiofibroma biasa ditemukan pada anak-anak usia muda atau dewasa. Tumor angiofibroma seringkali dapat terlihat sebagai benjolan yang berukuran sebesar biji buah nangka yang berwarna merah keputihan di hidungnya.
  6. Trauma. Penyebab mimisan dapat terjadi karena trauma ringan, seperti mengorek hidung, benturan ringan, bersin, mengeluarkan ingus yang terlalu keras, atau akibat trauma lebih hebat, seperti terkena pukulan, jatuh, atau kecelakaan. Selain itu dapat terjadi akibat terdapat adanya benda asing tajam atau trauma karena pembedahan.
  7. Flu. Fluberat dapat membuat seseorang untuk sering memaksa mengeluarkan ingus dari hidung. Ketika flu menyerang dan sebaiknya membuang ingus jangan terlalu keras. Hal ini untuk mengatasi terjadinya mimisan.
  8. Penderita sinus. Penyebab mimisan juga terjadi untuk penderita sinus dan pada situasi tertentu. Ketika mengalami mimisan, darah akan berwarna gelap dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap, maka alangkah baiknya untuk mengkonsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Mungkin ini dapat mengindikasikan terjadinya infeksi atau tumor.
  9. Gejala penyakit tertentu. Pada beberapa kondisi tertentu seperti bagi penderita leukimia yang terkadang mengalami mimisan yang juga disertai dengan sakit kepala. Pada umumnya sudah terdapat obat untuk mengendalikan mimisan bagi penderita leukimia. Apabila mimisan tersebut keluar dengan disertai muntah-muntah darah, alangkah baiknya untuk langsung mengkonsultasikan ke dokter.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY