Tipe Kondom Berdasarkan Bahayanya

SehatFresh.com – Kondom adalah alat kontrasepsi yang relatif murah, tidak memerlukan resep dan mudah digunakan. Bila digunakan secara tepat, kondom tidak hanya dapat mencegah terjadinya kehamilan melainkan juga mencegah penyakit menular seksual. Bahkan beberapa kondom dapat meningkatkan pengalaman seksual. Kondom biasanya dipakai oleh kaum pria, namun kini ada juga kondom untuk wanita. Berdasarkan bahannya, seiring perkembangan zaman, ada berbagai jenis kondom, diantaranya :

  • Kulit domba

Kondom kulit domba yang terbuat dari usus domba. Sebagian orang memilih kondom ini karena mereka dibuat dari bahan alami. Kondom kulit domba relatif tipis dan dipercaya dapat menghantarkan panas tubuh sehingga membuat hubungan intim lebih sensasional. Sayangnya, kondom kulit domba hanya bisa mencegah kehamilan, tetapi tidak bisa melindungi dari penyakit menular seksual sehingga hanya ideal untuk pasangan monogami.

  • Lateks

Lateks menduduki pangsa pasar kondom terbesar saat ini. Kondom lateks relatif murah namun cukup efektif untuk mencegah kehamilan serta penyakit menular seksual. Kondom lateks telah tersedia dalam berbagai ukuran dan warna. Namun, orang dengan alergi lateks harus menghindari kondom lateks.

  • Poliuretan

Kondom poliuretan menawarkan salah satu alternatif bagi orang-orang yang alergi terhadap lateks. Seperti lateks, kondom ini juga telah tersedia dalam berbagai gaya. Lebih tipis daripada lateks, kondom poliuretan cenderung lebih lentur sehingga lebih nyaman digunakan.

  • Polyisoprene

Bahan polyisoprene disinyalir jauh lebih lembut dan elastis dibandingkan lateks maupun poliuretan. Sama seperti kondom berbahan poliuretan, kondom berbahan polyisoprene bekerja sangat baik dalam transmisi suhu tubuh, namun kondom ini tidak bisa digunakan dengan pelumas yang berbahan dasar minyak.

  • Kondom wanita

Kondom wanita biasanya terbuat dari poliuretan. Meski masih kurang populer, kondom wanita juga termasuk salah satu alat kontrasepsi yang dapat mencegah terjadinya kehamilan. Selain itu, kondom wanita juga dapat memberikan proteksi terhadap beragam infeksi atau penyakit menular seksual. Berbeda dengan kondom untuk pria, kondom wanita berbentuk seperti selubung tipis, lembut, dan longgar, disertai cincin fleksibel pada kedua ujungnya.

Kondom dimasukkan ke vagina pada kisaran waktu delapan jam sebelum berhubungan intim dan harus segera dilepaskan setelah berhubungan seks. Cara memasukkan kondom dapat dilakukan dengan berbaring, jongkok, atau dengan mengangkat satu kaki ke tempat yang lebih tinggi. Kondom wanita cenderung lebih mahal, dan cara penggunaannya dengan benar membutuhkan sedikit latihan.

Sumber Gambar : plus.google.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY