Tips Aman dan Sehat Mengonsumsi Kopi di Bulan Puasa

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kopi adalah salah satu minuman yang banyak digemari orang Indonesia. Bahkan sebagian besar orang yang suka kopi pasti sudah punya jadwal ngopi sendiri. Sayangnya ketika bulan Ramadhan tiba, rutinitas minum kopi tidak bisa dilakukan seperti kebiasaan semula.

Jangan khawatir, puasa tidak membuat kita benar-benar berhenti minum kopi kok. Menurut Ahli Gizi, minum kopi selama bulan puasa pada dasarnya tidak masalah. Tapi, harus diingat, kopinya jangan kopi tinggi gula, tambahin susu lagi. Kopi mengandung kafein yaitu zat bersifat stimulan yang mempengaruhi kinerja sistem saraf pusat.

Zat tersebut bisa menangkal rasa kantuk dan juga meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, kopi juga bersifat antioksidan yang membantu tubuh melawan radikal bebas. Orang yang biasa minum kopi akan mengalami efek samping jika tiba-tiba tidak minum kopi sama sekali. Efek samping yang sama juga akan muncul jika kita minum kopi terlalu banyak.

Berhenti minum kopi secara tiba-tiba dan minum kopi terlalu banyak bisa menyebabkan sakit kepala dan badan lemas. Selain karena kandungan kafeinnya, mereka yang menambahkan gula ke dalam kopi juga akan membuat gula darah melonjak saat puasa. Tak hanya itu, pada sebagian orang kafein bisa memicu naiknya asam lambung (maag). Maka, coba ikuti langkah-langkah berikut ini agar Anda tetap bisa menikmati nikmatnya kopi tanpa mengganggu ibadah puasa.

  • Kurangi asupan kafein pada kopi

Sebenarnya, mengurangi minum kopi sebaiknya dilakukan sebelum hari pertama puasa. Namun, bila tidak sempat melakukannya, mengurangi asupan kafein dari kopi bisa dilakukan ketika sudah mulai berpuasa. Hanya saja hal tersebut jadi lebih sulit dan menantang.

Singkatnya, mengurangi atau menghentikan asupan kafein harus dilakukan perlahan, bukan tiba-tiba. Ini berguna untuk meminimalkan munculnya efek samping. Dilansir dari Cleveland Clinic Abu Dhabi, dosis aman kafein dalam sehari adalah 400 miligram untuk orang dewasa. Ini setara dengan 2-3 cangkir kopi hitam.

Namun, dosis ini dianjurkan bagi orang yang jadwal makannya teratur, bukan yang sedang berpuasa. Kalau Anda berpuasa, sebaiknya kurangi lagi asupan kafeinnya hingga 200-300 miligram. Bila terbiasa minum tiga cangkir kopi sehari, sekarang kamu harus mengakali supaya bisa bertahan hanya dengan secangkir kopi.

  • Minum kopi di waktu yang tepat

Selain bersifat stimulan, kopi juga bersifat diuretik. Ini menyebabkan produksi urine lebih banyak sehingga berisiko mengakibatkan dehidrasi. Jika Anda minum kopi saat sahur, rasa kopi yang kental di mulut bisa membuat cepat haus.

Selain itu, sifatnya yang diuretik dikhawatirkan bisa membuat dehidrasi. Oleh karena itu, minum kopi saat sahur bukanlah waktu yang tepat. Sebaiknya, minum kopi satu atau dua jam setelah berbuka. (SBA)


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here