Wasir atau Dikenal Sebagai Ambeien Dimasa Kehamilan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Ketika masa kehamilan, ada beberapa masalah kesehatan yang bisa menyerang wanita, padahal sebelum kehamilan wanita tersebut sehat-sehat saja. Salah satunya adalah wasir atau dikenal sebagai ambeien atau bahasa medis dikenal sebagai hemoroid. Wasir adalah pembengkakan, pelebaran dan peradangan pembuluh balik (pembuluh vena) di sekitar anus yang dapat disertai pendarahan.

Salah satu pilihan untuk mengatasi wasir adalah dengan melakukan operasi. Tapi, operasi bukanlah satu-satunya solusi yang bisa dijalankan untuk mengatasi wasir. Ada beberapa teknik penyembuhan yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi wasir secara alami. Untuk sebagian kasus, wasir yang terjadi saat hamil akan mengecil dengan sendirinya seiring dengan berakhirnya masa kehamilan. Dokter kandungan pastinya sudah biasa menangani kasus wasir ketika masa kehamilan dan wasir yang terjadi pada ibu hamil dikategorikan sebagai kejadian biasa.

Faktor risiko terjadinya wasir pada ibu hamil :

  • Sembelit

Susah buang air besar atau sembelit mempunyai pengaruh yang cukup tinggi sebagai penyebab terjadinya wasir pada ibu hamil. Asupan zat besi harus ditingkatkan ketika masa kehamilan, hal tersebut dapat menyebabkan sulit buang air besar dan akhirnya menyebabkan wasir. Walaupun demikian, Anda jangan mengurangi asupan zat besi yang disarankan oleh dokter atau Anda dan janin mempunyai resiko anemia. Konsultasikanlah masalah wasir Anda dengan dokter kandungan Anda.

  • Perubahan hormon

Hormon progesteron dalam tubuh meningkat seiring dengan pertumbuhan janin di dalam kandungan. Fungsinya tidak lain adalah untuk menahan janin di dalam rahim. Tingginya hormon progeteron menghambat gerak peristaltik otot-otot alat cerna.

  • Ukuran janin yang semakin membesar

Dengan bertambah besarnya ukuran janin, maka akan sedikit menghambat pembuluh darah yang ada di sekitaran bawah perut.

Ada beberapa tips untuk mengatasi wasir saat hamil :

  • Mengkonsumsi air yang cukup, kebutuhan air sangat diperlukan supaya pencernaan berjalan secara optimal. Konsumsi setidaknya 2 liter air setiap hari.
  • Mengkonsumsi makanan yang berserat seperti sayur dan buah-buahan untuk memudahkan buang air besar
  • Yoghurt atau susu fermentasi sangat baik untuk merangsang kerja usus supaya dapat mencerna dengan sangat baik. Untuk masalah jumlah konsumsi, Anda dapat mengkonsultasikannya dengan dokter kandungan Anda.
  • Melakukan olahraga ringan dapat membantu meregangkan otot-otot di saluran cerna, Anda bisa berenang atau melakukan olahraga ringan lainnya.
  • Tidak mengejan ketika buang air besar. Mengejan menambah resiko pembengkakan/peradangan pembuluh darah di sekitaran anus.

Wasir bukanlah masalah kesehatan yang berbahaya selama tidak mengakibatkan perdarahan yang banyak. Hal yang mungkin menjadi perhatian adalah ketidaknyamanan yang disebabkan oleh wasir tersebut. Sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter Anda bila mengalami wasir.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY