Waspadai Gejala dan Tanda Penyakit MERS

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Penyakit MERS (Middle East Respiratory Syndrom) adalah penyakit pada pernapasan yang disebabkan oleh infeksi virus korona. Belum diketahui persis asal dari virus krona, tapi diduga virus ini berasal dari unta yang berada di Timur Tengah, terutama Arab Sudi dan sekitarnya.

MERS merupakan termasuk penyakit menular. Penularan penyakit ini bisa secara langsung dan tidak langsung. Secara langsung bisa lewat percikan dahak dari orang dinyatakan positif terkena MERS dengan jarak maksimal percikan 1 meter. Atau dengan cara yang tidak langsung, bisa menular lewat benda yang telah terkontaminasi virus oleh pasien MERS.

Orang yang diduga tertular virus krona memiliki beberapa gejala yang perlu diwaspadai, karena gejala yang dialami hampir mirip dengan gejala infeksi virus biasa. Gejala awal yang dialami akan berupa batuk dan demam, setelah masa inkubasi (5 hari atau kurang) tersebut akan berkembang menjadi gagal pernapasan yang akan dialami kurang lebih 7 hari. Selain batuk dan demam, berikut merupakan gejala lain infeksi virus MERS :

  • Pencernaan

Gejala yang terjadi di area pencernaan berupa diare, mual, dan muntah.

  • Pernapasan

Pada pernapasan bisa dideteksi dengan gejala berupa bersin yang terus-menerus, hidung tersumbat yang berakibat pada napas yang menjadi lebih pendek. Batuk juga akan dialami sebagai gejala penyakit ini. Batuk yang berdahak bisa menjadi sarana penularan virus krona.

  • Sakit di bagian tertentu

Ketika seseorang diduga terkena penyakit MERS, gejala yang sering dialami adalah berupa sakit pada kepala, dan tenggorokaan. Nyeri pada dada juga merupakan salah satu yang harus perhatikan. Karena nyeri pada dada bisa berarti paru-paru Anda telah mengalami infeksi (pneumonia).

  • Tubuh

Orang yang tertular penyakit MERS akan mudah merasa lelah, mereka juga akan mulai kehilangan nafsu makan. Demam merupakan ciri paling identik. Saat orang tersebut mengalami demam, tubuh akan mengalami panas dingin. Badan juga akan terasa sakit saat bergerak atau melakukan aktivitas.

  • Gejala lain

Penyakit MERS juga bisa menyerang organ tubuh lain. Organ ginjal misalnya. Ginja bisa mengalami luka karena penyakit ini.

Penyebab penyakit MERS adalah virus yang awalnya berkembang pada tubuh hewan. Kemudian virus ini berkembang dan menjadi penyakit yang berbahaya bagi manusia. Pada beberapa sumber menyebutkan virus ini berkembang pada tubuh unta muda. Penularan virus ini terjadi karena kontak  yang dilakukan pada unta (hewan) yang terinfeksi virus korona.

Penyakit ini mulai berkembang pada tahun 2012. Lebih banyak berkembang di kawasan Teluk Arab. Dan itu berarti masyarakat di kawasan Asia, Afrika, Pakistan dan Timur Tengah sangat berpotensi tertular penyakit MERS ini. Karena itu, vaksin MERS mulai dikembangkan untuk mencegah lebih banyak lagi korban yang  tertular.


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here