Ablasio Retina dan Kebutaan Permanen

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Ablasio retina adalah salah satu masalah mata yang bisa menyebabkan kebutaan. Kondisi ini terjadi ketika retina tidak berada dalam posisi normalnya sehingga memisahkan sel-sel retina dari lapisan pembuluh darah yang menyediakan nutrisi dan oksigen. Jika dibiarkan tanpa penanganan, penderitanya semakin berisiko mengalami kebutaan permanen.

Penyebab paling umum dari ablasio retina adalah adanya robekan kecil di dalam retina. Hal ini bisa terjadi karena cedera, diabetes, atau penurunan vitreous (bahan seperti gel yang mengisi bagian dalam mata). Robekan cairan ditemukan antara retina dan lensa mata merembes ke retina. Semakin cairan terakumulasi, retina perlahan dapat terlepas dari pembuluh darah. Tanpa adanya suplai darah yang stabil, sel-sel saraf di dalam retina pun bisa mati, dan pada gilirannya membuat mata tidak bisa melihat (buta).

Dalam kebanyakan kasus, ada sejumlah gejala peringatan yang muncul sebelum penderitanya kehilangan penglihatan. Gejala tersebut antara lain:

  • Munculnya bintik-bintik pada bidang penglihatan (eye floaters) secara tiba-tiba
  • Kilatan cahaya pada satu atau kedua mata
  • Melihat bayangan seperti tirai pada bagian atas bidang penglihatan
  • Menurunnya fungsi deteksi gerak pada sudut daerah pandang (penglihatan) perifer secara perlahan

Ablasio retina termasuk kondisi darurat medis. Untuk meminimalkan risiko kebutaan, segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami gejala peringatan yang mengarah ke ablasio retina, terutama jika Anda berusia di atas 50 tahun, memiliki riwayat keluarga ablasio retina, memiliki riwayat operasi katarak, memiliki riwayat penyakit atau radang mata, menderita diabetes, atau memiliki rabun jauh parah.

Keberhasilan pengobatan tergantung pada keparahan kondisi dan seberapa cepat gejala mendapat penanganan medis. Beberapa orang dapat sembuh sepenuhnya, terutama jika makula (bagian mata yang menunjang penglihatan sentral yang tajam) tidak rusak. Pada beberapa orang lainnya, penglihatan mungkin tidak dapat dipulihkan sepenuhnya atau bahkan menjadi buta permanen. Ini bisa terjadi jika penderita tidak segera mencari pengobatan medis.

Tidak ada cara pasti yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya ablasio retina. Akan tetapi, risikonya dapat diminimalisir dengan cara, seperti memakai kacamata pelindung saat bermain olahraga yang berisiko melukai mata, serta mengontrol gula darah dan kontrol ke dokter secara berkala jika Anda menderita diabetes. Penting juga untuk tidak melewatkan pemeriksaan mata secara rutin minimal dua tahun sekali walaupun mata Anda tampak baik-baik saja. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here