Afrodisiak Dan Anafrodisiak

SehatFresh.com – Pernahakah Anda mendengar istilah afrodisiak atau makanan afrodisiak? Kata afrodisiak berasal dari bahasa Yunani, yaitu aphrodisios yang berarti segala sesuatu yang berhubungan dengan Aphrodit (Aphrodite), sang dewi cinta. Sejak zaman purba, manusia cenderung mementingkan kehidupan percintaan mereka termasuk dalam hal meningkatkan libido agar terlihat perkasa dan dapat membahagiakan pasangannya.

Afrodisiak umumnya dianggap sebagai sesuatu yang dianggap memiliki hubungan langsung dengan kimiawi tubuh. Ini mencakup bahan yang dicerna tubuh (makanan atau obat-obatan tertentu) atau yang dioleskan pada tubuh (minyak atau lotion tertentu). Singkat kata, segala ramuan, makanan, minyak, parfum, dan obat-obatan yang dipercaya dapat meningkatkan hasrat dan kemampuan seksual termasuk dalam golongan afrodisiak. Jadi tidak hanya sebatas makanan saja, afrodisiak adalah segala sesuatu yang bisa meningkatkan hasrat dan kemampuan seksual, serta meningkatkan kualitas kehidupan seksual seseorang.

Zat-zat afrodisiak biasanya di temukan dalam berbagai jenis obat kuat pria yang di jual bebas di pasaran. Setidaknya ada dua jenis obat kuat yang merupakan sumber afrodisiak, yaitu obat kuat herbal dan obat kuat buatan. Obat kuat herbal biasanya terbuat dari bahan-bahan alami dari hewan ataupun tumbuhan yang mengandung afrodisiak yang diracik sedemikian rupa guna membantu meningkatkan hasrat seksual penggunanya. Sedangkan obat kuat buatan biasanya merupakan sintetis dari zat-zat afrodisiak yang telah dimodifikasi sehingga dapat meningkatkan libido secara instan.

Meski demikian, bahan-bahan afrodisiak tidak selalu berefek secara nyata dalam meningkatkan gairah seksual. Banyak bahan afrodisiak yang tidak ada hubungannya dengan hasrat atau kemampuan seksual. Adapula afrodisiak yang berefek lemah sehingga harus dikonsumsi dalam jumlah besar dan rutin untuk mendapat manfaatnya. Bila orang tetap percaya bahwa bahan tersebut bisa memengaruhi gairah seksualnya, orang tersebut akan merasakan peningkatan hasrat dan kemampuan seksual setelah mengonsumsi atau menggunakan bahan tersebut. Efek ini dirasakan secara psikologis. Ini disebut efek plasebo.

Tidak hanya afrodisiak, ada juga istilah anafrodisiak. Anafrodisiak merujuk pada segala sesuatu yang dapat menurunkan gairah dan kemampuan seksual. Secara garis besar, apa yang digolongkan ke dalamnya sama dengan afrodisiak. Ini meliputi makanan, obat-obatan, minuman, dan sebagainya. Alkohol, ganja, dan zat psikoaktif lainnya juga dapat meningkatkan libido. Namun, zat-zat tersebut tidak termasuk afrodisiak karena tidak menghasilkan efek afrodisiak secara konsisten sebagai aksi utamanya. Zat-zat tersebut justru bisa menurunkan performa seksual. Beberapa obat-obatan juga diketahui dapat menurunkan kemampuan seksual seseorang, seperti anti-depresan, obat-obatan sedatif dan obat-obatan yang terkait dengan gangguan darah.

Sumber gambar : www.hellodoctor.co.id

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY