Amankah Berhubungan Seks di Dalam Air?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bagi pasangan yang sudah cukup lama menikah, berhubungan seks di ranjang mungkin terasa monoton. Tidak jarang banyak pasangan terpikir untuk melakukan aktivitas yang lebih menantang seperti seks di kamar mandi atau bahkan dalam air. Ya, berhubungan seks di dalam air terdengar romantis dan menggairahkan. Jika Anda terpikir hal demikian, Anda sebaiknya berpikir dua kali karena berhubungan seks di dalam air itu membawa beberapa risiko.

Berhubungan seks di dalam air dapat tidak nyaman, terutama untuk pihak wanita. Mungkin banyak yang berpikir kalau air dapat menambah cairan pelumas vagina. Tapi, pada kenyataanya, air dapat “membilas” pelumas alami sehingga vagina bisa kekurangan lubrikasi. Hal ini bisa menyebabkan penetrasi menjadi menyakitkan. Vagina juga menjadi lebih rentan terhadap abrasi mikro yang menyebabkan lecet atau luka mikro pada vagina.

Selain itu, di dalam air, baik itu danau, pantai, kolam renang, maupun bak mandi, hidup berbagai macam bakteri. Karenanya, berhubungan seks di dalam air meningkatkan risiko organ intim terinfeksi bakteri. Air kolam renang biasanya disterilkan dengan zat kimia seperti kaporit yang dapat membunuh bakteri. Meskipun Anda tidak memiliki luka mikro pada vagina, zat kimia tersebut dapat mengiritasi vagina dan menggganggu keseimbangan pH vagina yang pada gilirannya berpotensi memicu infeksi bakteri maupun jamur.

Jika pria ejakulasi di dalam dan wanita tidak memakai kontrasepsi, wanita tetap bisa hamil. Kalaupun menggunakan kondom, perlindungannya tidak maksimal. Tanpa pelumas yang memadai, air dapat memicu kekeringan dan gesekan berlebih pada vagina sehingga kondom cenderung mudah robek. Kondom juga menjadi mudah terlepas. Terlebih bila Anda berhubungan seks di dalam air kolam renang dengan kadar klorin tinggi. Hal ini benar-benar dapat memengaruhi daya tahan dan manfaat perlindungan dari kondom itu sendiri. Bila pasangan memiliki penyakit menular seksual, risiko penularannya semakin tinggi.

Kalau kolam renang, danau, atau laut tidak aman, bagaimana dengan berhubungan seks di dalam bathtub? Bila tidak berhati-hati, berhubungan seks di dalam bathtub bisa menyebabkan kecelakaan-kecelakaan kecil yang justru bisa menurunkan gairah seksual, seperti terpeleset dan kepala terbentur. Terlebih bila bathtub yang digunakan berukuran kecil.

Jika Anda merasa berhubungan seks di dalam air yang cukup berisiko, sebagai gantinya, Anda bisa melakukan foreplay dengan berendam bersama dalam bathtub atau saling menyabuni di bawah shower. Setelahnya, Anda dan pasangan bisa saling memijat bagian tubuh masing-masing dengan sentuhan lembut dan menggoda sebelum mencapai puncak kenikmatan di tempat tidur. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here