Apakah Terapi Insulin Harus Dilakukan Seumur Hidup?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Diabetes melitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia (glukosa darah tinggi) yang terjadi karena kelainan pengeluaran hormon insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Diabetes melitus ditegakkan berdasarkan adanya gejala klasik DM (banyak makan, banyak minum, sering kencing malam hari) dan pemeriksaan kadar gula darah > 200 mg/dlI. Insulin merupakan hormon alami yang dikeluarkan oleh pankreas. Insulin diperlukan untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Dokter Dipdo Petrus Widjaya, SpPD mengatakan bahwa diabetes tidak harus menggunakan insulin suntik seumur hidup. Syaratnya, dosis insulin suntik yang digunakan kurang dari 30 unit per hari dan tidak memiliki komplikasi penyakit lainnya. Namun jika diabetes mempunyai komplikasi penyakit lain seperti ginjal, paru-paru atau liver. Jika begitu, suntik insulin tidak boleh diberhentikan. Penderita diabetes yang memiliki komplikasi membutuhkan insulin dalam waktu cepat agar gula darah dapat terkontrol dengan baik.

Beberapa kondisi dibawah ini menentukan lama atau sebentarnya waktu terapi insulin, meliputi:

  1. Memiliki berat badan berlebihan. Diabetesi yang mengalami obesitas biasanya membutuhkan kadar insulin yang lebih banyak. Namun, ketika anda telah berolahraga dan mengalami penurunan berat badan, maka suntikan insulin akan dihentikan. Pengobatan yang dilanjutkan hanya obat oral.
  2. Menggunakan obat yang menaikkan gula darah. Bila anda sedang mengonsumsi obat steroid, maka biasanya dokter akan menganjurkan untuk melakukan terapi insulin. Obat steroid memiliki efek samping menaikkan kadar gula darah, sehingga obat minum saja tidak cukup untuk mengendalikan gula darah. Setelah obat dihentikan, maka biasanya suntik insulin juga akan dihentikan.
  3. Sedang mengalami penyakit infeksi akut. Mengalami penyakit infeksi dapat membuat kadar gula darah meningkat, maka dari itu dokter akan memberikan terapi insulin. Namun, memang tidak semua penyakit infeksi akan dianjurkan seperti ini, sebaiknya diskusikan dahulu dengan dokter jika anda mengalami suatu penyakit infeksi.

Terapi insulin itu sendiri bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang hanya perlu satu kali suntikan insulin sehari, sementara yang lain membutuhkan tiga-empat kali suntik dalam satu hari. Namun tidak semua terapi insulin harus dilakukan seumur hidup. Durasi terapi pun juga bergantung pada kebutuhan dan kondisi masing-masing orang. Beberapa orang mungkin hanya butuh waktu sebentar saja untuk menjalani terapi insulin. Akan tetapi, banyak juga yang harus memakainya hingga bertahun-tahun akibat ada kondisi kesehatan lainnya yang muncul.

Pada diabetes tipe 1, pankreas tidak dapat memproduksi insulin. Sehingga pemberian insulin diperlukan. Oleh karena itu, mereka membutuhkan suntikan insulin semenjak pertama kali didiagnosis seumur hidupnya. Pada diabetes tipe 2, pasien memproduksi insulin, namun sel tubuh tidak merespon insulin dengan normal. Oleh karena itu, orang yang punya diabetes tipe 2 masih bisa mengendalikan gula darahnya dengan minum obat oral. Insulin juga digunakan pada diabetes tipe 2 untuk mengatasi resistensi sel terhadap insulin. Beberapa orang yang punya diabetes tipe 2 mungkin butuh suntikan insulin seumur hidup untuk menggantikan fungsi pankreas sebagai penghasil insulin. (KKM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here