Bahaya Penggunaan Kawat Gigi pada Ibu Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Behel merupakan cara merapikan gigi supaya terlihat teratur dengan memanfaatkan kawat khusus. Tidak dipungkiri jika pemakaian behel kini banyak diminati wanita. Meskipun behel awalnya dimanfaatkan untuk merapikan gigi, namun kini lebih mengarah ke fashion agar terlihat modis. Lantas bagaimana dengan wanita hamil, apakah boleh menggunakan kawat gigi?

Pemasangan behel pada wanita hamil sebenarnya tidak bermasalah, apabila dijalani dengan langkah-langkah yang sesuai prosedur medis. Namun demikian terdapat beberapa faktor yang bisa saja mengakibatkan dampak negatif untuk wanita hamil, khususnya bagi janin dalam kandungan.

Dampak negatif yang bisa saja timbul dari pemasangan behel adalah kondisi di daerah sekitar mulut. Pasalnya perubahan hormon pada wanita hamil yang tidak teratur, bisa mengakibatkan daerah mulut menjadi lebih sensitif. Selain dampak negatif di daerah mulut, berikut ini beberapa dampak negatif lain yang mungkin saja bisa muncul.

Beresiko mengganggu pertumbuhan sel di dalam tubuh

Dokter sebelum memasang behel biasanya akan melakukan tindakan rontgen. Tujuannya untuk mengetahui kondisi pasien yang akan dipasangi behel. Rupanya tindakan rontgen yang memanfaatkan sinar x, cukup membahayakan wanita hamil karena bisa mengganggu pertumbuhan sel di dalam tubuh.

Beresiko menyebabkan keguguran

Seperti yang diketahui jika perubahan hormon yang terjadi pada wanita hamil, bisa saja mengakibatkan infeksi pada gusi. Di satu sisi infeksi pada gusi bisa menghasilkan magrofag yang bertujuan melindungi dari serangan bakteri yang diakibatkan infeksi.

Pertahanan dari serangan infeksi, akhirnya membuat tubuh menghasilkan prostaglandin dan interleukin. Prostaglandin di dalam tubuh dapat mengakibatkan pelebaran pembuluh darah, sehingga udara bisa masuk. Hanya saja prostaglandin di dalam tubuh dapat mengakibatkan efek panas, sehingga beresiko keguguran pada wanita hamil.

Beresiko menyebabkan bayi kekurangan gizi

Infeksi pada tubuh bisa saja menyebabkan pendarahan pada wanita hamil. Pendarahan tersebut juga bisa mengakibatkan anemia, sehingga berdampak pada gizi janin. Hal tersebutlah yang menyebabkan bayi lahir prematur atau berat badan kecil.

Beresiko menyebabkan kanker pada janin

Pada rontgen  yang menggunakan sinar x, apabila berlebihan dapat mengakibatkan peningkatan resiko kanker pada janin. Misalnya saja sel-sel pembentukan leukimia pada janin, akan lebih cepat berkembang.

Beresiko menyebabkan stress pada wanita hamil

Gigi yang harus dicabut ketika pemasangan behel, bisa saja menyebabkan stres pada wanita hamil. Pencabutan gigi akan menyebabkan sedikit rasa ngilu, bahkan tegang hingga takut. Stress yang dirasakan oleh wanita hamil, tentu akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin dalam dikandung.

Beresiko menyebabkan bayi lahir cacat

Pemanfaatan sinar x ketika rontgen, pencabutan pada gigi, atau pemberian obat-obatan tertentu akan beresiko pada janin. Efeknya adalah bayi lahir dalam keadaan cacat atau memiliki keterbelakangan mental.

Beresiko menyebabkan masalah pencernaan

Di dalam mulut air liur yang bercampur dengan kawat gigi, bisa saja mengganggu sistem pencernaan. Pasalnya air liur tersebut akan masuk ke dalam tubuh. Selain pencernaan, masalah yang bisa muncul adalah alergi. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here