Gejala Penyakit Autoimun yang Hanya Menyerang Satu Organ

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Penyakit autoimun merupakan kondisi yang bisa dialami oleh setiap orang. Penyakit ini terjadi jika sistem kekebalan tubuh manusia mengalami gangguan, sehingga menyerang diri sendiri. Padahal sistem imun yang ada di dalam tubuh, seharusnya menyerang zat atau organisme asing yang membahayakan di dalam tubuh.

Mengenal lebih dekat dengan sistem kekebalan tubuh

 “Auto” bisa diartikan sebagai “diri sendiri”, sedangkan “imun” bisa diartikan sebagai “sistem pertahanan tubuh”. Dengan demikian autoimun dapat diartikan sebagai kondisi sistem pertahanan tubuh yang mengalami gangguan karena menyerang sel tubuh sendiri.

Sistem kekebalan tubuh merupakan kumpulan zat kimia dan sel-sel yang memiliki fungsi melawan orgasme asing yang bisa menyebabkan infeksi di dalam tubuh, sekaligus membersihkan sel tubuh yang mengalami penyimpangan. Orgasme asing yang bisa menyebabkan infeksi seperti bakteri dan virus, sedangkan sel tubuh yang menyimpang seperti kanker.

Setiap orang memiliki peluang terserang penyakit autoimun

Gangguan autoimun dapat diklasifikasikan menjadi dua macam, yakni non-organ spesifik dan organ spesifik. Non-organ spesifik terjadi apabila sistem imun menyerang beberapa organ, sedangkan organ-spesifik terjadi jika hanya satu organ yang terserang sistem imun.

Terdapat sekitar 80 gangguan autoimun yang bisa menyerang tubuh manusia, mulai dari yang ringan hingga berat. Serangan tersebut tergantung pada sistem tubuh bagian mana yang diserang, sekaligus seberapa besar pengaruhnya bagi tubuh.

Setiap orang memiliki peluang untuk terserang penyakit autoimun yang menganggu sistem organ di dalam tubuh. Penyakit autoimun memang tidak mudah untuk disembuhkan, namun gejala yang muncul bisa dikendalikan melalui perawatan medis yang intensif.

Terdapat berbagai faktor yang bisa meningkatkan risiko terkena kelainan ini. Misalnya saja faktor genetika, dimana kecenderungan penyakit autoimun akan muncul akibat keturunan dalam keluarga. Faktor genetik akan semakin mengancam, apabila didukung dengan pengaruh lingkungan seperti gaya hidup tidak sehat.

Penyakit autoimun yang hanya menyerang satu organ

  1. Penyakit diabetes melitus (tipe I). Penyakit ini akan mempengaruhi pankreas. Gejala yang umumnya muncul adalah sering buang air kecil, haus, berat badan menurun, hingga rentan terhadap infeksi.
  2. Penyakit graves. Penyakit ini akan mempengaruhi kelenjar tiroid. Gejala yang umumnya muncul adalah diare, detak jantung meningkat, berat badan menurun, hingga sering mengalami kecemasan.
  3. Penyakit radang usus. Penyakit ini akan mempengaruhi kerja usus.Gejala yang umumnya terjadi adalah diare dan sakit perut yang dalam jangka waktu lama.
  4. Penyakit scleroderma. Penyakit ini akan dapat mengakibatkan terbentuknya jaringan parut. Gejala yang umumnya muncul adalah borok kulit, penebalan kulit, hingga kaku pada sendi.

Penyakit sistemik lupus eritematosus. Penyakit ini akan mempengaruhi jaringan ikat, sekaligus menyerang sistem organ tubuh. Gejala yang biasanya muncul adalah demam, peradangan pada sendi, berat badan menurun, hingga pada ruam wajah. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here