Benarkah Hobi Bersepeda Pengaruh pada Kesuburan Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Olahraga merupakan suatu hal yang telah terpercaya dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan mengatasi beberapa keluhan mengenai gangguan kesehatan yang dialami bahkan seringkali olahraga dapat dijadikan sebagai penunjang dalam penyembuhan dan mengatasi berbagai jenis penyakit. Akan tetapi ada beberapa jenis olahraga yang dapat membahayakan kondisi kesehatan. Contohnya yaitu olahraga sepedaa dapat membahayakan sperma. Hubungan antara keduanya sudah lama menjadi topik pembicaraan. Akan tetapi benarkah pernyataan tersebut?

Bersepeda dapat membahayakan sperma, ya hal ini benar adanya. Dalam waktu 30 menit duduk di sadel sepeda akan membuat peningkatan suhu di skrotum terlebih bagi mereka yang menggunakan celana ketat, hal ini kemudian akan berdampak pada produksi sperma. Selain itu bersepeda dalam waktu yang lama akan mengakibatkan baal pada organ genetalia, munculnya tanda kerusakan saraf dan pembuluh darah halus. Dugaan bersepeda pengaruh pada kesuburan pria disebabkan oleh mekanisme produksi kualitas sperma yang menurun.

Terjadinya penurunan kualitas sperma disebabkan oleh dua hal yaitu pertama terjadinya trauma atau cedera di daerah skrotum atau testis yang berakibat terjadinya benturan atau friksi serta penekanan yang lama dengan sedal sepeda. Penyebab kedua yaitu karena peningkatan suhu tubuh yang biasanya muncul karena celana terlalu ketat dan tidak menyerap keringat. Selain itu penyeb terjadinya peningkatan suhu terjadi karena friksi yang timbul saat bersepeda baik dengan tubuh ataupun dengan sadel.

Dari penjelasan yang telah dijelaskan diatas biasanya penyebab yang sering terjadi yaitu akibat cedera saraf yang terjadi di sekitar penis dan testis akibat penekanan dari sadel. Hal ini menimbulkan kontusio testis atau dalam bahasa awam biasanya disebut dengan istilah memar testis. Untuk mencegah terjadinya hal ini anda dapat mengatasinya dengan cara memilih sedal yang tidak terlalu kerat atau sempit, sesuaikan ukuran sadel dengan berat badan dan tulang duduk anda, istirahat yang cukup saat anda merasa kelelahan setelah bersepeda.

Baru-baru ini sebuah penelitian yang mengungkap mengenai ukuran seberapa besar kaitan antara bersepeda dengan sperma. Penelitian ini dilakukan pada 2.200 partisipan pria yang berkunjung ke sebuah klinik kesuburan dan kemudian penelitian tersebut mengamatu sampel sperma dari masing-masing pria yang menjadi responden. Setiap responden diminta untuk mengisi sebuah kuisioner tentang aktivitas olahraga yang dilakukan sehari-hari dan disesuaikan dengan beberapa faktor lainnya seperti berat badan dan kondisi kesehatan setiap responden.

Penelitian tersebut menyatakan bahwa pria yang jarang berolahraga memiliki jumah sperma yang lebih sedikit dibandingkan dengan yang melakukan olahraga secara teratur. Sperma yang dihasilkan memiliki kualitas yang buruk karena kurang bergerak. Akan tetapi penelitian ini juga megungkapkan hal yang menarik karena pria yang rajin berolahraga ternyata juga memiliki masalah yang serupa yaitu kualitas sperma yang buruk. Akan tetapi olahraga yang dimaksud penelitian ini yaitu bersepeda. Seseorang yang bersepeda lebih dari 5 jam mengakibatkan 31-40% kualitas sperma seorang pria dibawah normal. Penelitian ini mengatakan bahwa hal tersebut disebabkan oleh perubahan suhu di daerah genetalia mengalami peningkatan sehingga berpengaruh pada kualitas sperma.

Selain itu penelitian lain yang dilakukan di University of California di Los Angeles menyatakan bahwa pria yang sering bersepeda akan mengalami hormon yang tidak seimbang sehingga dapat berpengaruh pada kualitas sperma dan sistem reproduksi secara keseluruhan. Pria yang sering bersepeda akan mengalami peningkatan kadar ekstradol. Hormon ekstradol merupakan bentuk hormon estrogen yang diproduksi oleh hormon testosteron. Apabila hormon ini mengalami peningkatan maka akan mengakibatkan penurunan kualitas sperma sehingga dapat berpengaruh pada kesuburan. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here