Benarkah Mendaki Gunung itu Seru dan Menyehatkan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Mendaki gunung kini menjadi tren olahraga dan traveling baru di kalangan remaja. Tak heran bila sekarang ini banyak remaja yang bukan dari komunitas pecinta alam pun ikut-ikutan ingin mendaki gunung. Banyak dari mereka yang mengidamkan bisa selfie di puncak gunung. Tapi, sebenarnya mendaki gunung itu memberikan manfaat untuk fisik, emosi, dan mental. Terlebih untuk remaja yang sedang dalam masa transisi yang kritis sebelum menjadi orang dewasa.

Meningkatkan kekuatan fisik

Mendaki gunung akan menggerakkan banyak kelompok otot, baik itu otot bagian atas maupun bawah. Otot punggung, perut dan kaki akan bergerak, begitu juga dengan jari, bahu dan lengan. Karenanya, mendaki gunung dapat menjadi latihan yang baik untuk meningkatkan stamina, ketahanan sekaligus kekuatan otot.

Menciptakan rasa bahagia

Walaupun di tengah pendakian merasa mengeluh karena capek dan belum juga sampai ke puncak yang dituju, mendaki gunung akan menciptakan rasa bahagia setelahnya. Menggerakkan otot-otot tubuh saat pendakian akan merangsang pelepasan hormon yang bisa membuat suasana hati lebih baik, seperti endorfin. Bahkan, mendaki gunung juga memberikan manfaat seperti meditasi. Ketika mendaki, kita difokuskan pada apa yang sedang terjadi dan tidak mencemaskan masa lalu atau masa depan. Hal ini dapat membantu mengurangi kecemasan dan membuat pikiran lebih jernih.

Aktivitas mendaki gunung membutuhkan banyak pemecahan masalah yang menuntut kita harus bisa berkonsentrasi dan fokus. Hal ini dapat membantu meningkatkan ketajaman otak. Saat mendaki, Anda harus melepaskan diri dari kecemasan sehari-hari dan hanya fokus pada pendakian. Ketika berhasil mencapai puncaknya, hal itu akan menciptakan rasa bangga akan prestasi diri yang luar biasa.

Manfaat sosial

Mendaki gunung adalah aktivitas yang sangat sociable. Aktivitas ini merupakan sarana yang baik untuk menambah dan memperkuat pertemanan. Kita tidak bisa menjadi individualis ketika mendaki gunung. Terlebih untuk pendaki pemula, sangat penting untuk menjalin komunikasi yang baik dengan rekan pendaki lain sehingga bila kita mendapat kesulitan, kita tidak akan sulit mendapat bantuan. Hubungan interpersonal dan komunikasi yang baik juga akan membawa manfaat positif di luar pendakian.

Jadi, untuk yang butuh piknik, kenapa tidak merencanakan untuk mendaki gunung. Tak perlu khawatir berlebihan. Risiko-risiko yang bisa terjadi di pendakian dapat diminimalisir dengan persiapan fisik dan mental yang matang. Mendaki gunung itu seru serta menyehatkan tubuh dan pikiran! (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here