Cara Menangani Kaki Terkilir

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kaki terkilir sudah menjadi hal yang biasa terjadi. Apalagi bagi mereka yang memang aktif bergerak, misalnya orang yang memiliki hobi olahraga, menari, dan kegiatan fisik lainnya. Terkilir sebenarnya bukan hal yang bisa disepelekan, karena jika tidak ditangani dengan benar, maka keadaannya akan bertambah parah.

Ketika keadaan bertambah parah, aktifitas akan terganggu. Sebab, organ yang terkilir dan tidak segera ditangani dengan benar biasanya lama kelamaan akan bengkak dan bertambah sakit.

Terkilir memiliki derajatnya sendiri, dari skala ringan ke berat dengan nilai skala I sampai III. Berikut penjelasannya :

  • Skala I : Peregangan ligamen atau robek ringan, hanya sedikit atau tidak ada ketidak stabilan pada sendi. Pada tingkat ini, sendi masih bisa berfungsi dan bisa menahan berat tubuh. Rasa yang timbul yaitu nyeri ringan, bengkak, dan kaku.
  • Skala II : Robekan ligamen yang lebih serius tapi masih belum lengkap. Pada tingkat ini, rasa yang ditimbulkan yaitu sangat nyeri saat menyangga berat tubuh, terjadi bengkak dan kaku secara signifikan.
  • Skala III : Ligamen benar-benar robek atau pecah. Ini bukan patah tulang, tapi rasanya mirip, karena tidak bisa mengangkat beban pada sendi, atau menggerakkan anggota badan pada sendi yang terkena.

Untuk penanganannya, banyak hal yang dapat dilakukan sebelum kondisi yang Anda alami semakin parah. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan ialah:

  1. Istirahat. Istirahatkan pergelangan kaki Anda. Jangan melakukan aktivitas yang bisa membuat kaki menjadi nyeri atau pincang. Jika keadaannya cukup mengkhawatirkan, Anda bisa berjalan dengan bantuan tongkat agar kerja pergelangan kaki Anda tidak terlalu berat.
  2. Kompres Es. Kompres pergelangan kaki Anda dengan es untuk mencegah pembengkakan dan nyeri. Tempelkan es pada pergelangan kaki yang terasa nyeri, meskipun Anda berencana untuk pergi ke dokter. Es akan menjaga ligamen Anda agar tidak meradang dan akan menghentikan pendarahan apabila ligamen Anda robek. Tempelkan es yang dibungkus kantong plastik pada pergelangan kaki Anda selama 15 sampai 20 menit. Lakukan ini tiga sampai lima kali sehari selama tiga hari pertama, Anda bisa merendam kaki dan pergelangan kaki Anda di dalam ember berisi air es. Hentikan pengompresan es minimal 30 menit di antara setiap pengompresan. Rekomendasi terbaru dari para pelatih atletik adalah memberi pengompresan es untuk 48 sampai 72 jam pertama. Jika kaki atau pergelangan kaki Anda terlihat putih, hentikan pengompresan agar Anda tidak mengalami cedera yang disebabkan oleh dinginnya es. Jika Anda menderita diabetes atau sirkulasi darah yang terhambat, pastikan Anda sudah berkonsultasi dengan dokter sebelum mengompresnya dengan es.
  • Elevate (Angkat). Angkat pergelangan kaki lebih tinggi dari posisi jantung Anda. Meninggikan posisi pergelangan kaki akan membantu mengeringkan cairan yang disebabkan oleh cedera.
  • Pembalutan. Balutlah sendi pergelangan kaki Anda. Lilitkan perban yang elastis mulai dari ujung kaki sampai pertengahan betis, dengan menggunakan tekanan. Jangan dilepas perban tersebut hingga bengkaknya hilang. Kendurkan perbannya jika jari-jari kaki Anda berubah menjadi biru, terasa dingin atau mulai mati rasa. Anda tidak boleh melilitkan perbannya terlalu longgar atau terlalu ketat.

Itulah beberapa cara untuk meringankan sakit sekaligus menangani kaki terkilir. Namun, jika kondisi kaki Anda tak kunjung pulih, ada baiknya Anda mengonsultasikan keadaan kaki pada dokter.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY