Cara Merawatan dan Mengobati Solusio Plasenta pada Ibu Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Plasenta merupakan organ yang dibentuk dari jaringan pembuluh darah yang menghubungkan janin dengan dinding rahim pada saat proses perkembangannya. Fungsi dari organ ini yaitu sebagai pemberi nutrisi serta oksigen ke janin dalam kandungan, sebagai pertahanan dalam melawan infeksi dan memproduksi hormon yang dapat menyokong kehamilan.

Seiring dengan berjalannya kehamilan, ada beberapa ibu hamil yang mengalami permasalahan. Solusio plasenta salah satunya sebagai penyulit atau permasalahan pada masa kehamilan. Solusio plasenta adalah kejadian dimana plasenta terlepas sebelum waktunya dengan implantasi normal pada kehamilan lebih dari 28 minggu.

Sampai saat ini, kejadian solusio plasenta tidak terlalu banyak, hanya sekitar 0,4-1,2%. Kejadian ini bervariasi tergantung dari beberapa faktor seperti jumlah anak, keadaan sosial ekonomi, kebiasaan merokok dan infeksi. Meskipun hanya ada sedikit kejadian solusio plasenta, anda harus tetap waspada karena dampak bahaya dari solusio plasenta sendiri dapat membahayakan nyawa ibu dan janin yang dikandung.

Penanganan

Untuk ibu hamil yang mengalami solusio plasenta biasanya langsung di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang memadai. Dan janin akan dilahirkan secara normal atau bahkan dengan cara seksio sesarea.

Perawatan

Perawatan solusio plasenta akan dilakukan bergantung pada keadaan janin atau bayi dalam kandungan dan usia kehamilan. Terlepasnya plasenta dari dinding rahim ini tidak dapat ditempelkan kembali.

Jika usia kehamilan masih di bawah 34 minggu, detak jantung bayi dalam keadaan normal dan kondisi ringan, mungkin anda akan dirawat di rumah sakit.

Sebaliknya jika kehamilan sudah di atas 34 minggu dan keadaan solusio plasenta membahayakan ibu dan bayi yang ada dalam kandungan, biasanya dokter akan menyarankan kepada anda untuk melakukan proses persalinan. Kebanyakan cara persalinan pada ibu hamil dengan solusio plasenta adalah caesar.

Pengobatan

Apabila dirasa ibu hamil mengalami gejala ataupun terdiagnosa solusio plasenta, ada baiknya periksakan kandungan anda ke dokter sehingga akan mendapatkan penanganan lebih lanjut. Secara umum langkah pengobatan solusio plasenta adalah :

  1. Rujuk

Hal pertama dalam pengobatak solusio plasenta adalah melakukan rujuk. Ibu hamil dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lengkap atau memadai seperti rumah sakit.

  1. Dilakukan Resusitasi Cairan

Sebelum dilakukan tindakan lain, ibu hamil yang sudah di bawa ke rumah sakit akan diberi resusitasi cairan dengan memasang infus pada ibu. Pemasangan infus dilakukan karena adanya perdarahan yang sangat banyak sehingga memerlukan penggantian cairan segera. Jika ada donor darah, lebih baik ibu hamil mendapatkan donor darah setelah pemasangan infus.

  1. Periksa Koagulopati

Untuk mengetahui ada tidaknya gangguan pembekuan darah (koagulopati) ibu biasanya juga dilkukan uji pembean darah pada ibu. Hal ini untuk menentukan apakah ibu akan diberi tranfusi darah lengkap (whole blood).

Proses pengobatan ini tergantung pada kondisi ibu, volume darah dan juga kondisi janin. Jika perdarahan sedikit serta janin dalam keadaan aman maka kehamilan akan dipertahankan sampai usia kehamilan 9 bulan. Jika janin tidak tertolong atau telah meninggal dalam kandungan, maka akan dilakukan persalinan secara normal. Sedangkan apabila janin dalam keadaan gawat, maka akan disarankan persalinan melalui operasi sectio caesaria segera. (DKA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY