Cara Penularan Penyakit Klamidia pada Organ Reproduksi Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sebagai seorang wanita anda pasti pernah merasakan permasalahan yang muncul pada vagina anda. Baik masalah ringan sepeti gatal-gatal, keputihan, nyeri pada vagina atau bahkan keluhan seperti terkena penyakit yang cukup berbahaya.

Penyakit berbahaya yang dapat terjadi pada organ reproduksi wanita yaitu seperti kanker servik, kista, mioma dan lain sebagainya. Namun, ada juga penyakit kelamin wanita yang cukup berbahaya tetapi jarang diketahui oleh para wanita. Penyakit tersebut adalah Klamidia.

Klamidia merupakan suatu penyakit kelamin yang dapat terjadi karena organ reproduksi terinfeksi oleh bakteri yang bernama Chlamydia trachomatis. Bakteri ini dapat menyebabkan radang pada mulut rahim, saluran kencing dan anus. Klamidia ini jarang diketahui karena gejalanya sendiri tidak disadari oleh penderitanya. Dikarenakan klamidia ini hampir mirip dengan keputihan.

Pada wanita yang mengalami klamidia jika dapat mengenali gejalanya maka akan merasa nyeri perut dengan disertai demam, vagina mengeluarkan keputihan abnormal dan berbau, adanya perdarahan saat menstruasi, nyeri haid yang meningkat, nyeri saat berhubungan seksual, gatal dan panas pada vagina serta sakit ketika buang air kecil.

Penyakit klamidia ini bersifat menular. Sehingga laki-laki juga memiliki kemungkinan untuk terserang penyakit klamidia ini. Pada laki-laki yang terserang klamidia akan memunculkan gejala seperti kelarnya cairan jernih atau keruh pada ujung penis, panas dan gatal yang dirasakan di ujung penis, terjadi pembengkakan di sekitar penis yang menyebabkan nyeri dan juga merasa nyeri saat buang air kecil.

Untuk penularan penyakit klamidia sendiri ada dua cara. Pertama dan paling sering adalah melalui hubungan seksual. Penyakit klamidia menular ketika berhubungan seksual dikarenakan pada cairan yang dikeluarkan oleh vagina atau dari ujung penis pria mengandung bakteri chlamidya trachomatis yang dapat menginfeksi pasangan anda saat berhubungan seksual. Jika anda mengalami klamidia sebaiknya untuk sementara waktu hentikan kegiatan seksual sampai anda mendapatkan kesembuhan. Sehingga menurunkan angka penurunan penyakit klamidia tersebut. Hindari juga berganti-ganti pasangan seksual jika terinfeksi klamidia.

Kedua, klamidia ditularkan melalu ibu hamil ke bayinya. Secara normal ibu hamil yang positif terkena penyakit klamidia juga bisa menularkan klamidia pada bayinya yang dilahirkan secara normal. Perlu diketahui bahwa penyakit klamidia ini tidak dapat menular dengan kontak biasa.

Itulah beberapa cara penularan penyakit klamidia. Agar dapat terhindar dari penyakit klamidia sebaiknya selalu jaga kebersihan dan kesehatan vagina. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here