Ciri-ciri Sperma Sehat

0
164

SehatFresh.com – Sperma merupakan cairan yang dikeluarkan pria saat ejakulasi. Sperma mengandung sel spermatozoa yang penting dalam proses pembuahan. Sperma akan bersatu dengan sel telur agar terjadi proses pembuahan. Proses pembuahan ini memerlukan kualitas sperma yang baik. Cairan sperma yang normal berbau seperti daun akasia. Jika sperma menjadi berbau amis, maka perlu diwaspadai kemungkinan adanya infeksi pada saluran kencing, prostat atau struktur lain sekitar saluran kemih.

Karakteristik sperma yang sehat dapat diringkas dalam tiga kata, yaitu kuantitas, kualitas, dan motilitas. Kuantitas sperma mengacu pada jumlah, kualitas berkaitan dengan penampilan fisik sperma dan motilitas mengacu pada gerakan sperma. Sperma yang sehat merupakan indikasi bahwa sistem reproduksi seorang pria dalam kondisi yang baik dan meningkatkan kemungkinan menghasilkan keturunan.

Pria setidaknya harus memiliki 20 juta sperma per mililiter per ejakulasi. Sistem reproduksi yang sehat bahkan bisa menghasilkan sekitar 40 juta sel sperma per ejakulasi. Pria subur rata-rata mengeluarkan 2 hingga 5 cc semen dalam satu kali ejakulasi. Semen adalah cairan putih atau abu-abu, terkadang kekuningan, yang dikeluarkan dari uretra (pipa di dalam penis) pada saat ejakulasi. Fungsi semen adalah membawa jutaan sperma ke dalam saluran reproduksi wanita. Secara konsisten, jumlah sperma kurang dari 1,5 cc (hypospermia) atau lebih dari 5,5 cc (hyperspermia) dikatakan abnormal. 

Sel sperma yang sehat juga harus memiliki kualitas fisik tertentu. Sel sperma yang normal akan bentuk kepala oval beraturan dengan ekor lurus panjang di tengahnya. Sperma yang bentuknya tidak normal (teratozoospermia) seperti kepala bulat, kepala pipih, kepala terlalu besar, kepala ganda dan tidak berekor tidak dapat membuahi sel telur. Dari segi kualitas fisik sperma, pria yang memiliki sperma sehat adalah yang mampu memproduksi setidaknya 30% sperma yang berbentuk normal. Air mani atau cairan semen yang sehat biasanya berwarna putih atau abu-abu, kadang-kadang agak kekuningan. Jika sperma berwarna kemerahan, maka diperlukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter untuk menentukan penyebab hal tersebut.

Selain kuantitas dan kualitas, motilitas juga merupakan karakteristik penting dari sperma yang sehat karena ini menentukan apakah sperma bisa bergerak dengan sendirinya untuk mencapai sel telur. Motilitas sperma mengacu pada kecepatan dan metode di mana sperma bergerak ke sel telur dalam saluran reproduksi wanita. Air mani atau sperma yang sehat adalah sperma yang mampu berenang dengan cepat menuju ke arah sel telur. Ketika air mani atau sperma tidak mampu melakukan hal ini, maka bisa dikatakan bahwa sperma tersebut mempunyai kualitas yang rendah. Motilitas sperma dapat terkendala bila sperma saling berhimpitan secara kelompok sehinga menyulitkan pergerakan menuju sel telur.

Ada banyak cara untuk meningkatkan kesehatan sperma seperti menerapkan pola makan yang sehat, olahraga teratur, dan asupan vitamin dan mineral seperti zat besi, vitamin B, C, dan E. Pria juga harus menjauhkan diri dari minuman beralkohol, rokok, dan obat-obatan. Kebiasaan buruk tersebut dapat mempengaruhi produksi sel sperma yang sehat. Banyak dokter juga menyarankan untuk menghindari berendam di air panas dan mandi uap, karena suhu tinggi dapat membunuh sel-sel sperma.

Sumber gambar : www.sapujagat.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY