Efek Alkohol Pada Kesehatan Pria

SehatFresh.com – Ketika banyak pria muda berkumpul, alkohol saat ini seperti telah menjadi teman favorit mereka. Inilah salah satu alasan mengapa banyak pria menjadi pecandu alkohol. Konsumsi alkohol merupakan masalah kesehatan pria yang serius. Penelitian menunjukkan bahwa pria memiliki kecenderungan yang lebih besar terhadap pesta minuman keras daripada wanita. Akibatnya, mereka dihadapkan dengan berbagai risiko kesehatan karena kebiasaan tersebut.

Konsumsi alkohol secara moderat dipercaya sejumlah ahli kesehatan bermanfaat baik untuk jantung. Tapi, ini harus dimaknai dengan hati-hati, yaitu dengan mempertimbangkan efek lain akibat minum alkohol yang berlebihan. Pasalnya, jantung hanya salah satu dari sejumlah organ dalam tubuh. Alkohol hanya bisa memberikan perlindungan pada jantung, tapi konsumsi berlebihan bisa merusak jantung itu sendiri dan organ penting lainnya terutama hati.

Dalam jangka pendek, alkohol akan merusak kemampuan penilaian dan pengambilan keputusan. Ini menjelaskan mengapa pria memiliki rasio kematian terkait alkohol dan perawatan di rumah sakit yang lebih tinggi dibanding wanita. Berbagai media juga telah banyak memberitakan bahwa ditemukan banyak pria yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas dalam pengaruh alkohol.

Konsumsi alkohol juga membuat pria lebih mungkin terlibat dalam perkelahian, pelecehan seksual, dan melakukan hubungan seks yang berisiko. Saat seorang pria berada di bawah pengaruh alkohol, tingkat kesadaran menurun. Dalam kondisi semacam itu, pria tersebut menjadi rentan melakukan tindakan yang bisa membahayakan dirinya maupun orang lain. Pria pecandu alkohol juga sangat rentan untuk melakukan aktivitas seksual yang berisiko bahkan pemerkosaan.

Dalam jangka panjang, efek dari konsumsi alkohol berlebih memiliki efek yang sangat merugikan tubuh serta pikiran. Menurut laporan dari World Cancer Research Fund dan American Institute for Cancer Research, kecanduan alkohol meningkatkan risiko kanker yang berhubungan dengan usus, hati, mulut, dan tenggorokan. Bahkan, lebih dari tiga persen dari kematian akibat kanker di seluruh dunia telah dikaitkan dengan kebiasaan minum alkohol. Konsumsi alkohol jangka panjang juga meningkatkan risiko serangan jantung, gagal hati, dan penyakit hati lainnya, yang sangat berpotensi mengancam jiwa.

Dari sisi kesehatan reproduksi, penggunaan alkohol yang berlebihan dapat mengganggu fungsi testis dan produksi hormon pria, yang pada gilirannya mengakibatkan impotensi, infertilitas, dan pengurangan karakteristik seks sekunder laki-laki seperti rambut wajah dan dada. Terganggunya kesehatan sistem reproduksi bisa menurunkan peluang Anda memiliki keturunan.

Sebelum terlambat, penting untuk mencegah efek buruk alkohol tersebut dengan cara membatasi atau bahkan berhenti minum alkohol. Pada awalnya memang akan terasa sulit menghentikan kebiasaan ini, terutama bagi pecandu berat. Dengan niat yang kuat dan dukungan orang terdekat, Anda pasti bisa terlepas dari kecanduan alkohol, salah satunya dengan mengikuti program detoksifikasi atau rehabilitasi.

Sumber gambar : www.sehatfresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY